iseng!, lagi mellow, ngga jelas

Kalau Saja

undo

Kalau saja aku punya kekuatan untuk mengabulkan permintaan, hidup kamu akan sangat berbeda.
Kamu boleh minta ketidakadaan, dan berharap kamu tidak akan terluka lagi.

Kalau saja aku dapat menemukan kata-kata yang sejuk, aku akan mengatakannya kepada mu.
dan berharap kata-kata itu akan selama ada di dalam hati mu.

Kalau saja aku bisa bernyanyi dengan indah, aku akan menenangkan jiwamu dengan nadaku.
dan aku akan memainkan melodi-melodi yang cuma kamu yang tau.

Aku berharap kamu tahu bahwa jika aku bisa memperbaiki ini, itu lah yang akan aku lakukan.

Kalau saja….

Dodolz, iseng!, ngga jelas

Ngerjain Pe-eR #01

Doh… Tahun kemaren saya ini banyak dapet pe-er dari beberapa rekan blogger. Belum satu pun ada yang saya kerjain eh posting maksudnya. Masih ngantri draft postingan lain untuk saya posting duluan. Tapi gara-gara ngga diposting-posting, kok ya makin lama makin rame yang ngelempar pe-er ke saya. meh!!! 😐

Baiklah, kalo gitu saya kerjain satu-satu deh biar ngga makin numpuk… *mentungin yang lempar pe-er ke sayah* 😈

Pe-er yang ini dateng dari yang mengaku sebagai budakjelekcakep di Plurk. Katanya sih saya disuruh ngejawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan mencari jawabannya di google image dan memposting gambar pertama yang muncul di situ. Well, sound easy. Jadi ini lah jawabannya….

Pe-eR apaan sih?

Brainstroming ajah!, Dodolz, iseng!

Meramal Nasib

ksmn570lMemasuki awal tahun, pasti tayangan-tayangan televisi dan artikel-artikel di majalah dan koran di jejali dengan bertita-berita ramalan apa yang mungkin akan terjadi pada tahun berikutnya. Lalu nama-nama seperti Mama Laurent, Ki Joko Bodo, Suhu Acai, whoever-you-named-it itu semua nampak ngetop sekali dikejar-kejar wartawan untuk diwawancara prediksinya. Padahal apa yang diprediksi hanyalah omongan general seperti jaga kesehatan, hati-hati dengan kendaraan di jalan, bakal ada yang nikah, ada yang cerai, ada artis yang meninggal… well hey! saya juga bisa bilang kayak gitu, ga perlu peramal!!!

Obrolan saya dengan seorang teman kemaren membuat saya jadi berpikir. One thing, dia sangat percaya pada yang namanya fortuneteller. Dia bilang bahwa peramal nasibnya itu menjelaskan bahwa hal-hal yang belum terlihat bagus tahun kemaren akan membaik tahun depan. Hal lain, si peramal juga bilang bahwa teman saya ini akan mulai menjalankan bisnisnya, tapi terus bekerja sampai usia pensiun (ampuuuun deh.. kalo cuma ngomongin gitu mah saya juga bisaaaa….)

sapa yang sudah meramal nasib? :mrgreen:

ngga jelas

Yes! Udah Setahun…

dasbor

Yay! Hari ini tepat setahun yang lalu saya pertama kali menulis disini. Jadi.. yaaah anggep aja hari ini blog ini ulang tahun… hihihihihihi

Kemaren sempet flashback baca-baca tulisan-tulisan lama saya. Ternyata blog ini masih tetap menemukan cirinya khasnya. isinya masih gado-gado dan belum jelas mau dibawa kemana… *sigh* Β  yah semoga makin kesini saya makin tahu mau di bawa kemana postingan blog ini… Mohon maaf ya kalo isinya masih tetep gado-gado…

Well, setahun ya… skrinsut di atas adalah rapor blog ini sampe saat ini. memalukan sebenernya. Setahun belum ada 100 tulisan saya bikin??? Blogger macam apa saya ini!!

Brainstroming ajah!, can't get this out of my head, Curhat Colongan

selanjutnya apa?

rman1694l

Pagi ini, saya sedikit bercakap-cakap dengan seorang perempuan, sahabat saya sejak tiga belas tahun terakhir ini. Sebuah percakapan yang tidak terlalu panjang sebenernya, tapi ntah kenapa membuat otak saya menjadi lelah. Dua tahun yang lalu, kami pernah melakukan percakapan yang hampir serupa, dimana akhirnya perempuan itu memutuskan bercerai dengan suami, menitipkan sang anak kepada orang tua nya di Sukabumi, dan pindah kerja ke Semarang. Benar-benar sebuah keputusan besar.

Saya, pada waktu itu sempat bertanya kenapa harus pake pindah ke kota lain. “Saya sudah tidak sanggup hidup dan tinggal di kota itu” ujarnya. Dan saya tidak bertanya lebih lanjut. Saya paham mengapa dia memilih pergi. Tapi saya tidak bisa mengerti dengan alasannya. Karena sesungguhnya yang dia benci bukan kotanya, tetapi kenangannya, dan laki-laki itu. Bukan dia yang seharusnya pergi, tetapi kenangannya dan tentu saja, laki-laki itu, dari kehidupannya.

cerita serius tapi cengeng *sigh*