can't get this out of my head, Jalan-jalan, keren!, Kumpul-kumpul

Jalan-jalan Jepang: Kobe City, dari Gunung ke Steak

kobe-818395_1280
Kobe Port

Diingetin Timehop kalau tepat setahun yang lalu saya lagi jalan-jalan ke Kobe bareng Goenrock, dengan cita-cita makan steak daging Kobe yang tersohor (dan mahal) itu. Karena… kapan lagi kan yaaaaa. 😂 Kobe prefektur merupakan sebuah kota di Teluk Osaka di central Jepang. Kota ini dikenal dengan the signature marbled  meat dan pemandangan pegunungan yang membingkai pelabuhan. Tapi ya masalahnya kemaren ke Jepang itu pas akhir musim dingin di mana angin dan cuaca lagi jahanam. Suhu 11 derajat celcius tapi feelnya 3 derajat celcius. Niat berangkat pagi-pagi, tetep aja berangkat kesiangan. Osaka ke Kobe sendiri deket sih, cuma sekitar setengah jam-an gitu. Tapi ya ngapain kan ke Kobe cuma mau makan steak doang. Sekalian piknik lah.

Saya dan Goenrock memutuskan untuk piknik ke Mount Rokko. Dari JR Rokkomichi Station, kami naik bus menuju Rokko Station untuk naik cable car. Tapi kayaknya kami salah bus atau gimana, karena ngikutin google maps, dari halte terakhir kami turun, masih harus jalan kaki lagi sekitar 10 menit menuju ke si Rokko Station itu. Hahahaha. Ya sudah lah yang penting sampe.

Rokko Cable Car Station
Cable Car yang akan membawa kami ke Rokko Mountain

Ke Rokko Mountain naik cable car cost 1000 yen untuk perjalanan round trip. Perjalanan ke atas sekitar 10 menitan.  Rokko Mountain merupakan puncak tertinggi di pegunungan Rokko, dengan pemandangan kota Kobe. Di sini juga ada beberapa tempat wisata lucu wajib kunjung, seperti taman botani, museum kotak musik, padang rumput dengan bunga dan domba, lapangan golf pertama di Jepang dan Rokko Garden Terrace. Tapi karena waktu terbatas, saya dan Goenrock hanya berniat mengunjugi Rokko Garden Terrace. 

Di Rokko Mountain sendiri, ada bus shuttle yang wara wiri dan kita bisa naik dengan gratis selama nunjukin tiket cable car. Begitu sampai di Rokko Mountain, Goenrock mau ambil footage dulu di deck observasi. Jadi lah saya nungguin Goen sambil keliling dan photo-photo. Deck observasi ini menyenangkan. Viewnya bagus, ada coffee shop lucu. Sayang hari itu suhu 5 derajat di atas dengan feel 0 derajat. Sumpah, saya freezing di sana. Hahahahaha. 😁

Rokko Garden Terrace sendiri ngga jauh beda sama observatory deck. Tapi bentuknya lebih Eropa. Lengkap dengan castil. Lucu sih tempatnya. Bisa ngapain di sini? Ya photo-photo, bengong-bengong cantik sambil ngemil. Kalo saya sih sambil nonton Goen ngambil aerial footage pake drone sampe akhirnya kami disamperin petugas trus dikasih tau kalo di situ ga boleh nerbangin drone. Bhahahahahahak. 🤣🤣

Akhirnya kami memutuskan turun menjalankan niat ibadah kami ke Kobe. Makan steak daging Kobe. Yosh! Ini agak membingungkan karena hampir semua tempat menyematkan steak daging Kobe di dalam menunya. Hasil googling sana sini selama di Jakarta dan bertanya sana sini dan rekomendasi Mbak Ira, kami pun mampir ke Steak Land Kobe untuk melaksanakan niat kami. Nyarinya ngga susah sebenernya, lokasinya persis di seberang Hankyu Sannomiya Station. Hanya karena banyak tulisan Jepang di mana-mana, karena daerah pertokoan, jadi sempet celingak celinguk sebentar sebelum akhirnya menemukan tempat yang tepat. Steak Kobe, here we come!

Iya, steak Kobe tuh mahal. Mengingat gimana ngerawat sapinya juga. Di Steak Land, harganya bervariasi, mulai dari 2,000-an Yen sampai 7,000-an Yen. Setelah menimbang dan memutuskan, saya dan Goen memesan masing-masing satu set Kobe Beef Steak Set lengkap dengan nasi, salad dan miso soup, dengan daging seberat 200 gram seharga sekitar 4,000-an Yen. Mahal? Relatif. Karena…

🗣 KAPAN LAGI KAN YAAAAAA…

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Karena kami memilih duduk di bar, dagingnya dimasak di depan kami oleh chef-nya. Ya Allah.. itu begitu daging menyentuh kompor, wanginya sudah bikin air liur saya mengalir. KU TAK SABAAAAAR. Udah sengaja ngga makan soalnya karena mau ngisi perut dengan daging kobe. Kami terakhir makan pas sarapan sebelum berangkat ke Kobe, sementara ke Steak Land itu waktu sudah menunjukan jam 2 siang. Abis kedinginan di Rokko Mountain, kebayang kan laparnya kayak apa. 😂 Nulis blog ini saja saya lapar kepengen makan steak.

Pulang dari Steak Land, perut dan lidah kami bahagia. ITU ENAK BANGET YA ALLAH. 😱 Dagingnya lembut, bumbunya enak, begitu menyentuh lidah langsung lumer rasa daging dan bumbunya. Orgasme lidah yang sungguh nyata. Kalau pernah nonton anime Jepang soal masak-masak di mana tokohnya mencoba makanan enak banget lalu penggambarannya sungguh lebay yang sampe nangis-nangis guling-guling segala, sesungguhnya saya pun merasa begitu waktu makan si kobe steak ini. Sudah lah. Lidah dan perut saya bahagia banget hari itu, sampe ngga mau makan lagi karena takut rasa daging kobenya hilang dari lidah saya. Hahahahaha. 😝

Steak Land Kobe
Address: 前川 ビル 1F, 1 Chome-7-20 Nakayamatedori, Chuo, Kobe, Japan
Opening Store: 10:00 AM to 10:00 PM

3 thoughts on “Jalan-jalan Jepang: Kobe City, dari Gunung ke Steak”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s