Tentang Nebeng itu…

Kemacetan Jakarta tuh beberapa bulan terakhir udah sampe ke tingkat yang saya ngga bisa tolerir lagi sih sebenernya. Sampai 3 jam di jalan hanya untuk pulang ke rumah sehabis kerja itu sungguh kejam. Tiap kali mau ngeluh, trus mendadak ke-inget kalo saya pun actually part of the problems alias bagian dari kemacetan itu. Saya adalah salah satu dari sekian banyak pengguna kendaraan pribadi untuk pergi ke mana-mana di Jakarta ini. Cuma karena satu alasan, angkutan umum Jakarta ngga reliable. Oh saya pernah jadi bagian dari orang-orang yang berjuang naik kendaraan umum. Jangan salah. Dan ketika perjuangan tersebut dipatahkan oleh copet, todongan pisau di perut, silet di depan mata karena ngaku-ngaku baru keluar dari penjara dan pelecehan seksual, I gave up. Mending jadi bagian dari kemacetan karena parno-nya ngga ilang-ilang.

img_7671

There. Jangan ngomong sama saya soal “kenapa ngga naik kendaraan umum”. I’ve been there before and choose not to be one anymore. Setidaknya sampai saya yakin angkutan umumnya reliable dan saya aman sampai ke mana-mana.

solusi macet Jakarta itu

Soal Pengalaman Perpanjangan Paspor di Kanim Soekarno Hatta

Minggu lalu itu, ada sebuah tulisan blog yang banyak banget beredar di kanal social media mana-mana. ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… Soal pengalaman ngga enak si empunya blog waktu perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi Soekarno Hatta. Lalu saya jadi pengen berbagi cerita soal pengalaman bikin e-passport di Kanim Soetta ini.

perpanjang paspor!

Review: Gastromaquai, Jakarta

Suatu siang yang lengang di Jakarta. Saya janjian makan siang denganย Chika, karena kami kebetulan mendapat tugas untuk review sebuah restoran Spanish bernama Gastromaquia dariย Clozetteย Review. Karena kami berdua ini baik hati dan senang berbagi, kami pun mengajakย Iphan,ย Goen, danย Titiwย untuk makan siang bersama kami.ย Biar seru.

img_3652

nongkrong di Gastromaquai!

The Future is in Your Hand, they said.

arrival-1

Ini gara-gara nonton film Arrival kemarin. Tenang, saya ngga mau bikin review film atau bahas arti di balik film tersebut atau bikin spoiler. Ngga. Udah banyak kok bikin. Ngapain saya ikut-ikutan.

Trus ini ngapain? Ya biasa lah, kalo abis nonton film terus ada quote yang nempel terus di kepala tuh rasanya gatel kalo ngga dimuntahin di blog. Hahahahaha. ๐Ÿ˜

Apa quotenya? Ini:

Louise Banks: If you could see your life from start to finish, would you change things?
Ian Donnelly: Maybe I would say what I felt more often. I don’t know.

emang ada apa sih?

Decluttering itu …

Siapa yang punya masalah di pagi hari ketika buka lemari lalu merasa ngga punya baju buat dipake hari itu, padahal baju selemari penuh sampe lemari pengen muntah rasanya?

Ya itu saya. Guilty as charged.


Gara-gara postingan throwback dari Path kemaren, jadi inget pengen posting ini di blog. Soal decluttering alias beres-beres lemari baju.

tentang decluttering