Foo Fighters: These Days

Yang follow saya di social media pasti udah tau lah ya kalau saya weekend kemarin di Singapore buat menonton konser Foo Fighters. Awalnya masih ragu-ragu mau berangkat atau ngga. Beli tiketnya juga maju mundur antara iya dan ngga gitu. Alhamdullilah bias nonton juga akhirnya! Hahahahaha. πŸ˜‚

Foo Fighters! Gyaaaa!

Advertisements

Coldplay Concert, Bucket List Checked!

Indescribable feeling. Ini yang tepatnya saya rasakan begitu konser selesai.

Ya gimana ya. Coldplay ini boleh dibilang soundtrack hidup saya sejak saya abege. Mulai dari teman begadang bikin skripsi, soundtrackΒ patah hati saya untuk pertama kalinya dan kemudian membuat saya memutuskan sekolah S2, inspirasi nulis blog, teman begadang bikin thesis, apa lagi ya? Banyak lah. Banyak banget moment di hidup saya nempel di lagu-lagu Coldplay. Tahun 2009 mereka pernah konser di Singapore buat album Viva La Vida. Tapi karena sesuatu dan lain hal, saya ngga nonton dan nyeselnya sampe kemaren Jumat, 31 Maret 2017. >.< Kenapa cuma sampe Jumat kemaren? Karena saya akhirnya nonton konser Coldplay!

Coldplay, for real!

Jalan-jalan Singapore: The Little Prince Creamery

Tau ada cafΓ© ini sekitar 3 tahun lalu gara-gara ngga sengaja googling tempat ngopi di Singapore dan baru kejadian dateng ke tempat ini beberapa minggu lalu pas lagi business trip ke sana. Hahahaha.

Terletak di Blk 47, Lorong 6 Toa Payoh, #01-134, lokasi cafΓ© ini ternyata susah dicari karena terletak di antara apartemen-apartemen dan bukan di daerah dekat-dekat shopping center gitu. Jadi kalo mau ke sini, ya memang khusus mau ke sini aja. Bukan lokasi yang bisa sekalian lewat mau ke mana gitu. Dulu sih lokasi-nya di Somme Road deket Little Indian gitu, yang malah lebih gampang nyarinya. Ntah kenapa mereka pindah.

the little prince cafe!

Jalan-jalan Singapore: MINT Museum of Toys

Saya menemukan MINT Museum of Toys ini terletak di antara ruko-ruko di belakang Hotel Raffles beberapa waktu yang lalu. Hampir tidak terlihat karena dari luar lebih mirip toko ketimbang museum, karena sebelum masuk ke dalam, kita harus melewati sebuah cafe kecil. Cafe ini harusnya ada di rooftop, tapi pada waktu saya datang kemarin sedang direnovasi sehingga cafe-nya dipindah ke bawah.

MINT

Di dalam, saya disambut seorang Ibu-ibu ramah yang nampaknya memang menjaga bagian depan museum ini yang yang mierupakan bagian tempat beli-beli mainan nostalgia (tapi dihargain mahal), sekaligus tempat beli tiket masuk πŸ˜† Beliau menjelaskan sedikit mengenai museum ini dan menyarankan saya untuk memulai dari lantai yang paling atas (lantai 5) untuk melihat-lihat koleksinya dan lanjut tiap lantai sampai turun ke bawah.

koleksinya seru!