Berbagi, Jalan-jalan

Jalan-jalan Singapore: YOTEL Singapore

Kalo lagi ke Singapore tuh, suka bingung mau stay di mana, karena hotel yang letaknya ngga jauh-jauh dari pusat keriaan dan ngga jauh-jauh stasiun MRT (biar ga capek jalan kakinya) itu biasanya mahal. Singapore gitu. Kota dengan biaya hidup paling mahal di dunia saat ini. 😂 Kunjungan terakhir ke Singapore sekalian pengen beli iPhone X (yeah ini mimpi dulu aja), seneng banget nemu hotel affordable sekaligus strategis.  Hotel ini baru buka bulan lalu. Asalnya sendiri memang budget hotel dari NY, US. Tapi walaupun budget, kamar dan fasilitasnya ngga budget sih. Karena nyaman banget. Hmmmmm mungkin tepatnya bukan budget, tapi compact. Karena kadang kita ngga butuh that spacious room yang cuma ditempatin buat tidur doang. Sisanya kan kita bakal jalan-jalan di luar hotel. Ye kaaaaan…

Screen Shot 2017-12-19 at 10.45.22 PM.png
lobby YOTEL Singapore

Terletak di Orchard Road, YOTEL Singapore adanya di samping Tang Plaza, di belakang International Building. Awalnya agak ribet nyarinya emang karena sebenernya ya ga di persis di Orchard. Tapi setelah ketemu mah, lokasinya ini menyenangkan. Keluar hotel, jalan kaki dikit ketemu stasiun Orchard. Buat yang familiar, stasiun Orchard ini hub segala keriaan di Orchard. Naik dari stasiun ini udah ketemu ION Plaza, Wheelock Palace, Takashimaya, dan lain-lain. Ini ga ada 5 menit jalan kaki dari hotel. See? Menyenangkan kan lokasinya. Heheh.

Oke, itu lokasi. Hotelnya sendiri kayak apa?

Yotel Singapore

Berbagi, Brainstroming ajah!, Jalan-jalan

Travelog: Unaccompanied Minor

Unaccompanied Minor adalah istilah penerbangan untuk anak-anak di bawah umur yang terbang naik pesawat komersil tanpa pendampingan orang dewasa. Kenapa saya nulis ini? Karena kali ini yang jalan-jalan adalah Vio. 😂 Iya, jadi kemarin itu adalah pertama kalinya Vio naik pesawat sendirian.

img_8259-1

terbang sendirian!

Berbagi, Brainstroming ajah!, just a thought

Soal Konsumsi Gula itu…

Jadi kapan tau saya terlibat dipercakapan dengan @buibuksocmed dan @tanyadok mengenai masalah konsumsi gula yang ternyata sangat berlebihan dalam keseharian kita. Obrolan ini bikin saya terkaget-kaget sendiri karena saya merasa bahwa selama ini saya sudah sangat berusaha mengurangi konsumsi gula sehari-hari saya.Misalnya dengan mengurangi konsumsi nasi putih atau menghindari minuman kemasan dan lebih banyak minum air putih. Lha kok ya masih berlebihan juga ternyata. Sad.

Menyimak dari tweet @tanyadok,  anjuran konsumsi gula harian dari Menteri Kesehatan adalah 50gr atau setara dengan 4 sendok makan. WHO sendiri menganjurkan untuk membatasi konsumsi gula harian sebanyak 25 gr atau setara dengan 2 sendok makan untuk manfaat kesehatan tambahan. Waw! Sedikit yes?

soal konsumsi gula sehari-hari

Beauty, Berbagi, keren!

Beauty Diary: Leyeh-leyeh di WaxTime

Saya bukan cewek salon. Itu dulu disclaimernya. Hahahaha. 😂

Saya punya kapster langganan, yang sudah motong rambut saya dari tahun 2004. Dia ini suka pindah-pindah salon. Jadi, kalo ada yang nanya saya biasa ke salon mana, saya ngga bisa jawab. Karena salon yang saya datangi ya tergantung di mana kapster langganan saya berada. 😁 Saya juga ngga pernah nongkrong di salon lama-lama kayak cewek-cewek kebanyakan. Kebutuhan saya ke salon itu cuma potong rambut. 3-6 bulan sekali. Sisanya? Creambath, hampir ngga pernah. Kalaupun iya, ngga ada dua tahun sekali rasanya. Bahkan saya ngga inget kapan terakhir saya ke salon untuk creambath. 😌 Facial? Apalagi. Sekali-kalinya facial sebulan yang lalu, itu pun karena endorse-an. Manicure-Pedicure? Belum pernah saya lakukan seumur hidup saya. Asli. 😌

Ya udah lah. 😂

Tapi kali ini saya mau cerita soalnya salon. Salon waxing tepatnya. Walaupun saya jarang creambath, baru sekali facial dan ngga pernah medi-pedi, ntah kenapa waxing ini rasanya wajib. Soalnya rasanya bersih. Ini juga kegiatan yang cuma 3-4 bulan sekali sih sebenernya. In total, setahun mungkin paling banyak 3 kali pergi ke salon waxing. 😆

tentang ke Salon.

Berbagi, Jalan-jalan, Kumpul-kumpul, ngga jelas

Review: Gastromaquai, Jakarta

Suatu siang yang lengang di Jakarta. Saya janjian makan siang dengan Chika, karena kami kebetulan mendapat tugas untuk review sebuah restoran Spanish bernama Gastromaquia dari Clozette Review. Karena kami berdua ini baik hati dan senang berbagi, kami pun mengajak IphanGoen, dan Titiw untuk makan siang bersama kami. Biar seru.

img_3652

nongkrong di Gastromaquai!