ngga jelas

Nyamuk oh Nyamuk

Musim hujan itu katanya musim yang tepat untuk nyamuk berkembang biak. Bisa jadi bener sih. Soalnya di rumah ntah kenapa mendadak rame sama nyamuk. Padahal sebelum-sebelumnya paling satu dua. Atau jangan-jangan si nyamuk yang suka ngendon di rumah saya lagi suka ngadain party-party dan ngundang temen-temennya ya? Lah kok kurang ajar? Saya yang punya rumah ngga diundang? HAH? 😱

Anyway, beberapa hari yang lalu lingkungan kompleks diasapin supaya nyamuk berkurang. Trus satpam juga rajin ngebuangin sisa  air hujan yang tergenang supaya ngga jadi sarang nyamuk. Cuma kayaknya nyamuk-nyamuk di rumah gue, pas lagi penyemprotan pada tidur, hangover keasikan party. Jadi lah mereka ketinggalan diusir asap. Hih. 😤 Karena saya kesel ngga diundang party, saya mampir ke supermarket semalem. Cita-citanya mau beli obat nyamuk segambreng! Agak mikir bakal bangkrut sih, tapi ya demi si nyamuk-nyamuk itu minggat dari rumah saya, ya udah lah ya.

ada apa dengan nyamuk?

can't get this out of my head, just a thought

Hello, 2015

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/64a/2532779/files/2014/12/img_2846-0.png

Mau kayak orang-orang ah. Bikin tulisan flash back 2014, trus nulis mau ngapain aja gitu tahun ini.. Heheheheheh. 😝

One major leap from last year was actually I’ve change job again. Not actually change the background, but the decision to go into big stable company instead of move to another (digital) agency or a start-up company as I’ve planned before, made a real big change in my life. In a good way, anyway. More team works, more experience. Ga ada ada lagi begadang, lembur, (hampir) nginep di kantor dan lain sebagainya itu. Jam kerja jadi teratur. More time for families. Jeleknya, karena hidup saya jadi lebih teratur, saya menggendut. Banget. Tergendut yang pernah ada seumur hidup saya. Bhahahahahahak. Jeleknya lagi, malah jadi ngga sempet ngeblog teratur. Di kantor ga sempet, di rumah udah kudu ngurusin Vio lah. Paling bisa tengah malem, kalo saya belum (bisa) tidur dan ngga keasikan main game. 😂 😂

Other than that, not much. I wasn’t travel much as well last year due to that new job. But still, I met new people, loose some too as they decide to go. But hey, that’s life, no? 😁

Tahun ini pengen ngapain?

Hmmmmm… meet more new people, more stable life, more (good) surprises… and oh! the good news is, got my annual leave this year! Yay! As I put my 2015 wishes on the beach so the waves could save it with them, I’VE PLAN FOR MORE BEACHES TO VISIT THIS YEAR! 😂😂😂

Kalian udah bikin rencana apa aja tahun ini?

just a thought, ngga jelas

It’s a New Year After All..

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/64a/2532779/files/2014/12/img_2850.png

Well, sebelum 2014 benar-benar berakhir, ada baiknya saya update blog yang mulai agak terlupakan ini. Hahahahaha 😂 Resolusi? Ah udah 3 tahun terakhir ga pernah bikin resolusi lagi. Paling cuma bikin beberapa catatan, yang diharapkan bisa terwujud. Udah gitu aja.

Not so many ups and downs. The roads all along 2014 wasn’t too bumpy as well. I feel like riding on a merry-go-round instead of a roller-coaster. Have no idea if that is good or not, but still I hope for more (good) surprises to come!

So, what’s for 2015? To be frankly, I want to leave it blank.

Untuk janji-janji yang tidak tertepati
Untuk kata hati yang terpaksa diingkari
Untuk harapan-harapan yang terpaksa mati
Untuk teman-teman yang memilih pergi

Semoga jalan kita bersimpangan lagi ya.. 😊

and hello, 2015!

Berbagi, Bookworms

Rimba Baca, The New Sanctuary

Saya dan Vio punya hobi baru untuk dilakukan setiap hari Minggu pagi. Bukan. Bukan ikutan Car Free Day atau acara lari-larian yang lagi hits itu. Bukan itu. Karena saya dan Vio tidak bakat untuk bangun terlalu pagi di hari Minggu. Hahahahaha. 😛

Jadi, ngapain?

Ke perpustakaan. Iya, kalian ngga salah baca. PERPUSTAKAAN. Namanya Rimba Baca. Terletak di jalan RSPP No. 21B Cilandak, belakangnya RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Dan buat kalian yang anti perpustakaan karena biasanya tempatnya terlalu kaku dan identik untuk anak-anak nerd, Rimba Baca ini jauh dari kesan itu. Bentuknya rumah. Tempatnya homey dan nyaman banget.

Continue reading “Rimba Baca, The New Sanctuary”