Review: Mengawali Weekend di Tavern

Beberapa minggu yang lalu, sempet nyobain makan di sebuah restoran di bilangan Jakarta Pusat bareng Aldy. Namanya The New Tavern Restaurant & Pub. Lokasi tepatnya sih ada di Aryaduta Hotel di depan Tugu Tani. Sebenernya restoran ini sudah lama ada. Tapi menurut Mbak Dita, Manager PR-nya, dulu dikenal sebagai Germany Pub gitu lah. Nah akhir-akhir  ini mereka mengubah konsep untuk tidak terlalu “Jerman”, tapi tetap dengan unsur-unsur itu. Kalau dilihat dari menu-menu yang dijual sih, ya tetap ada unsur-unsur Germany Pub-nya lah.

kayak apa sih Tavern?

Tentang Nebeng itu…

Kemacetan Jakarta tuh beberapa bulan terakhir udah sampe ke tingkat yang saya ngga bisa tolerir lagi sih sebenernya. Sampai 3 jam di jalan hanya untuk pulang ke rumah sehabis kerja itu sungguh kejam. Tiap kali mau ngeluh, trus mendadak ke-inget kalo saya pun actually part of the problems alias bagian dari kemacetan itu. Saya adalah salah satu dari sekian banyak pengguna kendaraan pribadi untuk pergi ke mana-mana di Jakarta ini. Cuma karena satu alasan, angkutan umum Jakarta ngga reliable. Oh saya pernah jadi bagian dari orang-orang yang berjuang naik kendaraan umum. Jangan salah. Dan ketika perjuangan tersebut dipatahkan oleh copet, todongan pisau di perut, silet di depan mata karena ngaku-ngaku baru keluar dari penjara dan pelecehan seksual, I gave up. Mending jadi bagian dari kemacetan karena parno-nya ngga ilang-ilang.

img_7671

There. Jangan ngomong sama saya soal “kenapa ngga naik kendaraan umum”. I’ve been there before and choose not to be one anymore. Setidaknya sampai saya yakin angkutan umumnya reliable dan saya aman sampai ke mana-mana.

solusi macet Jakarta itu

Review: Gastromaquai, Jakarta

Suatu siang yang lengang di Jakarta. Saya janjian makan siang dengan Chika, karena kami kebetulan mendapat tugas untuk review sebuah restoran Spanish bernama Gastromaquia dari Clozette Review. Karena kami berdua ini baik hati dan senang berbagi, kami pun mengajak IphanGoen, dan Titiw untuk makan siang bersama kami. Biar seru.

img_3652

nongkrong di Gastromaquai!

Jalan-jalan Jakarta: Hello Kitty Cafe

Saya dan Chika beberapa waktu yang lalu mengunjungi sebuah restoran bernama Hello Kitty Cafe. Tempat uber cute ini berada di komplek restoran Pantai Indah Kapuk. Tepatnya di lantai 2 Tsubohachi Restaurant. Sesuai nama, tempat ini bertemakan Hello Kitty, tokoh keluaran Sanrio itu.

Ingat. Hello Kitty itu bukan Kucing!

ada apa saja di Hello Kitty Cafe?

Staycation: Grand Mercure Hotel Kemayoran

Akhir-akhir ini kita akrab banget ya sama istilah “staycation” ini. Hasil googling sih menunjukan bahwa staycation mengacu pada gabungan kata stay dan vacation, merujuk ke liburan dalam kota. Jalan-jalan di seputar kota tempat tinggal gitu lah. *kemudian bingung*

Anyway, weekend kemaren, biar ga kalah hits sama yang suka nulis status “staycation” di sosmed, saya, sist dan Vio melakukan apa yang disebut dengan staycation itu, dengan menginap di Grand Mercure Hotel Kemayoran.

Yes, masih Jakarta-Jakarta aja ini. Anak Selatan main ke Utara cuy!

grand-mercure-kemayoran
Pintu masuk lobby hotel

Grand Mercure Kemayoran ini terletak tidak jauh dari JIExpo yang biasa dipake buat konser-konser itu. Bisa banget kayaknya jadi alternatif staycation kalau males pulang ke rumah abis nonton konser. Atau karena nonton konsernya mau dua hari berturut-turut misalnya. Kan ngga capek. Hahahahaha.

Masuk lobby, disambut sama hiasan batik-batik lengkap dengan cerita sejarahnya. Untuk sekelas business oriented hotel, lobby dan keseluruhan interiornya cukup cakep.


Masuk kamar, weh kamarnya gede euy! Clean and sleek too. Padahal itu kamar standar sih. Tidur bertiga sama sist dan Vio mah cukup banget! Fasilitas kamar sih ya standar lah. TV lengkap dengan channel-channel TV cable, toiletries lengkap, hairdryer (ini penting banget!), tempat buat air panas plus kopi-teh juga ada. Jadi aman lah ya buat stay di kamar doang pun.


bisa ngapain aja di sini?