Iyaaaaaa, saya jadi jarang apdet sekarang… Bukan kekurangan ide juga sih, ide banyak. Tapi palingan cuma ditulis di draft sekenanya lewat BB atau iPhone saya, lalu semangat nulisnya ilang. Akhirnya draftnya masuk trash bin
Bukan juga gara-gara twitter atau quora atau apa lah itu yang lagi hitz dan saya cuma numpang bikin akun doang. Ngga kok. Nge-tweet juga jarang. Saya ini sedang sibuk bekerja… serius deh, selain itu emang bukan tipe bawel di twitter. Bukti-nya jumlah tweet saya ngga sampe puluhan ribu kayak para seleb tweet itu – ya yaaaa… ini #pencitraan. ![]()
Category: keren!
Elemagika

Minggu lalu, tiba-tiba sebuah undangan masuk ke email saya. Dari produsen ice cream yang ternyata sudah beberapa memproduksi film anak-anak, untuk menyaksikan secara perdana pemutaran mereka yang akan datang. Tentu saja undangan tersebut tidak saya sia-siakan. Setelah sekian lama tidak ada film anak-anak yang proper untuk ditonton Vio di bioskop, Minggu pagi tanggal 12 Desember yang lalu meluncurlah saya dan Vio ke sebuah bioskop di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Yay!
Guiness Arthur’s Day : LifeHouse
kredit photo : (kiri) saya sendiri, (kanan) suprie
Girls Night Out. Itu lah yang terjadi Sabtu tanggal 4 Desember kemarin itu. Ketika para lelaki memilih menonton sepak bola Indonesia versus Laos, kami para wanita memilih menonton seorang lelaki ganteng lainnya di Epicentrum Walk malam itu.. *halah lebay!* Jadilah saya, Simbok Venus, Tika, Chika, Dita, Sharon dan Farah berbondong-bondong mendatangi acara Guiness Arthur’s Day malam itu demi sang Lelaki ganteng tersebut… hihihihi
Setelah aksi tunggu menunggu dan ketawa-ketawa heboh di Kopi Luwak, kami akhirnya memutuskan masuk ke dalam venue.
Ada apa di Guiness Arthur’s Day ini? Selain Lifehouse, tercatat ada 3 band lainnya yang manggung di situ, yaitu Pure Saturday, Superman is Dead (SID) dan River Maya.
Mengejar Impian
Ah bukan, saya tidak mau bercerita tentang mengejar impian saya. Itu judul film, saudara-saudara sekalian… Ya, judul film, yang disutradari Nia Dinata.
Kartu Lebaran itu…
Lebaran sebentar lagi…. ![]()
Photo di atas, satu-satunya kartu lebaran yang saya terima tahun ini, setelah bertahun-tahun – mungkin sekitar dua atau tiga tahun belakangan – saya sudah tidak pernah menerima lagi kartu lebaran. Padahal, sekitar tahun 90-an sampai menjelang awal tahun 2000-an, saya masih terima sekitar lebih dari 30-an kartu lebaran setiap tahunnya.
Katanya ini efek tekhnologi dan sosial media. Munculnya telephone selular dulu, sempat membuat kartu lebaran hilang pamor. Tergantikan dengan sms. Tapi masih ada yang berkirim kartu lebaran. Sekarang, rasanya sudah hilang sama sekali. Tergantikan dengan email, BlackBerry Messenger (BBM), Facebook bahkan Twitter. Agak rindu rasanya menerima sebuah kartu lebaran dalam bentuk fisik, bukan kiriman gambar di email, pesan di BBM atau wall di Facebook. ![]()

