movie freaks

Vio dan Dinosaurus

SavedPicture-201412322239.jpg

Vio lagi suka sama dinosaurus. Gara-gara kemaren dibeliin buku ensiklopedia pintar dinosaurus sama Om-nya. Bukunya tiap hari dibuka, sok-sok baca padahal belum bisa. Gambar dinosaurusnya diperhatiin satu-satu. Β Karena dia belum bisa baca, jadilah tiap malem saya ngebacain isi si ensiklopedia itu sebelum tidur.Β Kalo lagi gatel pengen tau, saya ditanya-tanya mulu berdasarkan gambar.Β Kenapa dinosaurus yang ini cuma makan rumput, kenapa t-rex giginya tajem, kenapa dinosaurus yang ini bisa terbang, kenapa ini, kenapa itu. Semua jawaban saya direkam di-memory-nya dia. Jadi kalo pas ada orang, dia pamer kalo dinosaurus tuh begini begitu, sambil nunjuk-nunjuk bukunya. Padahal dia ga bisa baca, cuma tau dari saya doang. Hih! *jitak* Tapi gitu saya jadi ngga bisa jawab asal-asal deh.. πŸ˜†

Pada suatu sore, gara-gara dia (lagi-lagi) dibeliin figurin dinosaurus sama Om-nya, sambil memandangi si dinosaurus ditangannya, tiba-tiba Vio nanya dengan pertanyaan maha penting ini: “Bu, dinosaurus kalo pup gimana?”Β Lhaaaa… Terus saya mesti jawab apa ini? πŸ˜†

Masalahnya, hubungan Vio sama Dinosaurus ini semacam love hate relationship. Dia suka banget baca bukunya, main mainannya, tapi kalo pas ada acara dinosaurus-dinosaurus di suatu channel tipi itu dia ga suka. Pas kapan tau filmnya main di bioskop juga Vio ngga mau nonton. Pokoknya dia ga suka kalo dinosaurusnya gerak-gerak gitu. Serem katanya. 😐

dinosaurus!

Jalan-jalan, Kumpul-kumpul

Main ke Wahana Paddle Pop

Tau Paddle Pop kan? Tau lagunya yang dipake sama abang-abang tukan es krim Wall’s yang suka keliling komplek? Udah tau juga kan kalo Paddle Pop ini ada film petualangannya? πŸ˜€ Dari es krim, ke lagu dan kemudian ke film, si Paddle Pop ini ternyata ngga berhenti-berhenti ngasih hiburan buat anak-anak. Kali ini dengan membuat sebuah wahana 4 Dimensi di Dunia Fantasi! Wahana Paddle Pop pertama di dunia pun!

20120924-121718.jpg

Saya udah nyobain? IH YA JELAS! πŸ˜† Enaknya jadi blogger, bisa nyobain dikesempatan pertama waktu wahana belum dibuka untuk umum! πŸ˜›

wahana baru di Dufan!

Berbagi, keren!

Kreasi dari Stik Ice Cream

Beberapa waktu yang lalu saya diundang oleh Paddle Pop untuk menghadiri sebuah acara berjudul Kreasikan Stik Paddle Pop Mu di SDS Ora et Labora Pamulang. Gara-gara acara ini saya baru tahu kalo ternyata Paddle Pop menyelenggarakan sebuah lomba kreasi stik Paddle Pop untuk anak-anak SD di mana anak-anak dapat dengan kreatif membuat sebuah mainan atau hiasan yang berguna dengan memanfaatkan stik-stikes krim Paddle Pop. Trus SD yang jadi pemenang selain dapat hadiah berupa uang tunai, mereka juga berhak mengajak teman-teman di panti asuhan yang mereka pilih untuk nonton bareng film Paddle Pop yang paling baru yaitu Paddle Pop Elemagika. Berhubung pemenangnya adalah SDS Ora et Labora Pamulang, maka jadilah acara ini diadakan di situ dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Pintu Elok. Dan ternyata ngga cuma si sekolah pemenang doang yang dapet hadiah uang tunai. Panti Asuhan yang mereka tunjuk pun dapet uang tunai yang sama dengan jumlah yang mereka dapat.

Continue reading “Kreasi dari Stik Ice Cream”

keren!, movie freaks

Elemagika

bersama si Paddle Pop Lion

Minggu lalu, tiba-tiba sebuah undangan masuk ke email saya. Dari produsen ice cream yang ternyata sudah beberapa memproduksi film anak-anak, untuk menyaksikan secara perdana pemutaran mereka yang akan datang. Tentu saja undangan tersebut tidak saya sia-siakan. Setelah sekian lama tidak ada film anak-anak yang proper untuk ditonton Vio di bioskop, Minggu pagi tanggal 12 Desember yang lalu meluncurlah saya dan Vio ke sebuah bioskop di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Yay!

film apakah itu?

Brainstroming ajah!, Curhat Colongan

Children See. Children Do.

Beberapa hari yang lalu, saya nemu video itu di postingannya Ndorokakung, dan somehow bikin saya jadi gimana gitu. Tertohok mungkin ya…Β Pesan di video itu jelas banget. Children See. Children do. Children imitate behaviour that they see around them : talking on a phone, body language … smoking, violence. Serem!

Lalu saya ingat Vio. Di usia-nya sekarang ini, Vio memang lagi senang-senang menirukan segala sesuatu. Ntah itu kata-kata, perilaku dan lain sebagainya. Contoh paling deket sih, saya punya aplikasi yang judulnya Animal Sound di iPhone saya. Buat mainan Vio memang. Di aplikasi itu ada bermacam-macam jenis binatang lengkap dengan suaranya. Saya sih ngga pernah secara khusus mengenalkan Vio soal suara-suara binatang. Paling ya yang deket sama sehari-hari deh, kayak suara kucing atau ayam. Nah, pas kapan tau, saya lagi bacain buku yang saya baru beli buat Vio. Di situ ada gambar hewan-hewan di kebun binatang. Ada satu hewan saya tunjuk, tiba-tiba Vio dengan lantang mengeluarkan suara persis kayak hewan yang saya tunjuk. Sumpah saya kaget, karena ga nyangka Vio tau suara hewan itu. Waktu saya tanya tau dari mana, serta merta dia menunjuk iPhone saya. *dang*

Bisa tebak hewan apa yang suaranya ditirukan Vio? Gajah, sodara-sodara. 😐 Padahal ya, liat aslinya belum pernah itu anak. *ah mengingatkan saya kalo belum pernah jadi ngajak Vio ke kebun binatang* *doh*

mari ngomongin anak-anak…