Udah lama penasaran sama Rijksmuseum ini sebenernya. Trus makin penasaran setelah museum ini muncul di buku The Fault in Our Star. Setelah berhasil mengunjungi Louvre 3 tahun yang lalu, rasanya bahagia banget bisa ke sini akhirnya. Dari hari pertama menginjakan kaki di Amsterdam, saya bilang ke Fikri yang sudah berbaik hati jadi tour guide saya selama di sana, kalo saya pengen ke museum ini. Dan baru kesampean di hari terakhir menjelang pulang ke Jakarta! ๐
Cuma iming-iming melihat sunrise cantik di pantai yang bisa membuat kami bangun (agak sedikit lebih) pagi! Hahahahahahaha.
Kami belum pernah di Pandawa Beach ini sebelumnya. Pantai ini ada di Desa Kutuh, naik ke arah Uluwatu, dulu dikenal sebagai pantai rahasia karena letaknya susah dijangkau. Berada di balik bukit-bukit kapur dan semak belukar yang tinggi-tinggi gitu. Sekarang sih sudah dibuka aksesnya oleh pemda setempat. Jadi lebih gampang.
Begitu supir kami bilang kalo sunrisenya cakep, kami pun memutuskan ke sana besok paginya. Dan supir kami langsung mengingatkan kami untuk bangun jam setengah 6 pagi besoknya, which is setengah 5 pagi waktu Jakarta gaes! Gyahahahahaha. Demi apa weekend bangun sepagi itu? Demi sunrise di pantai pastinya!
Ngga pake mandi dengan niat berenang di pantai, saya, Vio, Sist dan Rai pun bergegas menuju Pandawa Beach pagi yang gelap itu. Sekitar setengah jam dari hotel kami. Sampe di sana sekitar jam 6-an, ternyata mataharinya belum muncul. DAN MENDUNG SODARA-SODARA! HIH! Jam 6 pagi waktu Bali, udah bela-belain bangun pagi dan kami cuma kebagian semburat merah di balik awan mendung.
Awalnya karena baca somewhere in the internet soal POD Chocolate Factory & Cafe. Tulisannya bule tentu saja. Ngga nemu satu pun tulisan orang (blogger) lokal. Trus penasaran pengen ke sana. Dari pada ke Bali ke tempat yang itu-itu aja. Ye kaaaan…ย Supir yang saya sewa juga belum pernah ke sana. Jadilah kami cuma berbekal alamat nyomot di websitenya. Untung supir saya sewa di Bali canggih. Dia belum pernah ke sana tapi tau daerahnya. Daerah Carang Sari. Jauh ternyata. Masih ke sananya lagi Sangeh. Satu setengah jam perjalanan dari Kuta (baca: Ngurah Rai Airport. Yes, begitu mendarat kami langsung ke sana).
POD Chocolate Factory & Cafe ini terletak di dalam Elephant Camp ternyata. Begitu sampe daerah Carang Sari, petunjuk-petunjuk mengarah ke sini jelas kok. Jadi ngga bakal nyasar-nyasar juga. Tempatnya di dalem banget. Out of no where pokoknya. Begitu sampe di cafe-nya langsung bilang mau ikut chocolate factory tour dan dilayani dengan ramah oleh mbak-mbak yang ada di situ. Sambil nunggu ready, kami disungguhi chocolate drink yang, SUMPAH, enak banget! Setelah itu kami dikasih celemek seragam tour dan kemudian diajak berkeliling.
Saya: *ngetes nyalain mobil* *mobilnya ngga mau nyala*
Ipi: Mak, koplingnya diinjek, Mak.
Saya: *nginjek kopling, nyalain mobil* Tetep ngga mau starter! Ini kenapa sih?
Ipi: *nengok ke arah kaki saya* Mak, pake kaki kiri. Itu mah rem!
Saya: OH! *langsung buru-buru memanfaatkan kaki kiri nginjek kopling, berusaha menyalakan starter sambil cengengesan*
Begitu lah sekelumit percakapan kami minggu lalu. Hahahahaha. ๐๐๐
Kalo weekend minggu lalu timeline twitter kalian penuh dengan hastag #BlueBirdLimo, berarti kalian adalah follower salah satu kami ber-13 yang ada di photo atas. ๐ Jadi, minggu lalu kami diajak jalan-jalan ke Bogor, tepatnya di daerah Caringin, oleh Blue Bird, dengan mengendarai mobil Blue Bird Limo. Yes, Blue Bird Limo adalah mobil taksi Blue Bird yang biasa kita naikin sehari-hari itu. Hanya saja yang kami pakai kemaren, seperti yang kalian bisa lihat di photo-photo di sini, sudah tidak berupa taksi berwarna biru dan berstiker burung. Kenapa bisa begitu? Apa bedanya dengan taksi yang biasa kita naikin? Sabaaaarโฆ Nanti saya jelaskan di akhir postingan.
Saya dan teman-teman semobil saya: Indra, Arie dan Ipi
Sebenernya ke sini udah lama. Ntah kenapa lupa diposting. Ngga basi kan ya kalo diposting sekarang? Bhihihik
Iya jadi kapan tau ke Solo, saya sempat mengunjungi museum keren ini. Ditemani bapak-bapak dari dinas pariwisata Solo, berkeliling lah saya dan beberapa fashion blogger di tempat ini.