Soal Pengalaman Perpanjangan Paspor di Kanim Soekarno Hatta

Minggu lalu itu, ada sebuah tulisan blog yang banyak banget beredar di kanal social media mana-mana. 😅😅 Soal pengalaman ngga enak si empunya blog waktu perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi Soekarno Hatta. Lalu saya jadi pengen berbagi cerita soal pengalaman bikin e-passport di Kanim Soetta ini.

perpanjang paspor!

Jalan-jalan Belitung: Menjelajah Belitung Timur

Belitung sejak dua tahun ini memang populer jadi tujuan weekend gateway, terutama orang-orang Jakarta yang haus piknik tapi cuma punya jatah cuti sedikit kayak saya. Pertama karena akses mudah, sudah beberapa penerbangan yang buka akses ke sana, dan kedua, ngga jauh dari Jakarta, hanya 1 jam perjalanan. Cocok banget kan buat weekend gateway. Karena bisa berangkat di hari Sabtu dengan penerbangan pertama banget dan sampe Belitung langsung bisa jalan-jalan, kemudian pulang di Minggu sore dengan pesawat terakhir dan bisa bisa jalan-jalan pagi harinya. Tapi sih jarang ada yang ke Belitung cuma 2 hari satu malam gitu, biasanya minimal 3 hari dua malam.

Bandar Udara yang sebentar lagi bakal jadi bandara international.
Minggu lalu, saya menghabiskan weekend di Belitung.

Hari pertama, begitu mendarat dan perut kenyang sarapan Mie Atep yang khas Belitung ini, saya jalan-jalan ke Belitung Timur. Apa aja yang bisa dilihat di daerah sini?

Mie Atep
Menjelajah Belitung Timur!

Travelogue: Piknik Purwakarta

Kalo ngomongin Purwakarta, apa yang terlintas di benak kalian? Coba sebut!

Sate Maranggi? Waduk Jatiluhur?

Ada lagi?

Udah segitu aja? Hahahahahaha. Dikit ya ingatan kita soal Purwakarta ternyata.

Saya juga gitu kemaren pas diajakin piknik ke Purwakarta. Sempet mikir, di sana ada apa sih selain makan Sate Maranggi yang endeus itu? Ngga mending sekalian ke Bandung? 😛 Tapi ya begitulah, setelah browsing sana sini, weekend kemaren saya habiskan dengan menjelajah di kota Purwakarta yang ternyata ngga jauh-jauh amat dari Jakarta! Dua jam aja sampenya (dengan catatan: tol menuju ke sananya ngga pake macet).


Jadi ada apa aja di Purwakarta?

bisa ngapain aja di Purwakarta?

Jalan-jalan Bandung: Tebing Keraton

Tempat ini sempat ngehits awal tahun 2015. Rasanya hampir semua orang yang saya kenal ada di timeline saya mampir ke tempat ini. Hahaha. Saya sendiri mengunjungi lokasi ini bulan Mei lalu. Iya, basi. Baru inget mau nulis ini setelah melihat list draft post di wordpress. Dari pada cuma didraft ya mending diposting kan ya? 😝

3C4C8FED-B76D-48AF-9607-EC305E69D181
Tebing Keraton
Akhirnya main ke sini juga!

Jalan-jalan Jogjakarta: Menyapa Senja di Candi Boko

Lagi di Jogja untuk business trip trus bingung ngabisin waktu nanggung ke mana sebelum jam pulang balik? Ke Keraton Ratu Boko alias Candi Boko aja. Hahahahaha. Itu lah yang saya lakukan beberapa minggu lalu ketika business trip ke Jogjakarta. Berhubung acara saya sudah selesai dari jam 1 siang sementara pesawat balik ke Jakarta baru jam 6 sore, mulai lah nyari alternative tempat piknik yang ngga jauh dari bandara tapi belum pernah didatangi. Pilihan jatuh ke Candi Boko, yang cuma 15 menitan dari Bandara Adi Sujipto, sekitar 3 KM ke arah selatan Candi Prambanan.  Ada apa di Keraton Ratu Boko? Ya candi. 😂 Reruntuhan lebih tepatnya sih. Cuma gerbangnya masih utuh.

IMG_2030

Menurut sejarahnya yang saya baca di Wikipedia:

Situs ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs pemukiman, namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas. Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra (Rakai Panangkaran) dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu). Dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan, diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton (istana raja). Pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks ini bukan candi atau bangunan dengan sifat religius, melainkan sebuah istana berbenteng dengan bukti adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini. Nama “Ratu Baka” berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Baka (bahasa Jawa, arti harafiah: “raja bangau”) adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi nama candi utama pada kompleks Candi Prambanan. Kompleks bangunan ini dikaitkan dengan legenda rakyat setempat Loro Jonggrang.

Lengkapnya baca sendiri yes! Capek nulis ulangnya. 😝

tempatnya cakep!