Jalan-jalan

Travelog: Balikpapan

Yes. Balikpapan salah satu kota di Kalimantan Timur situ. Pertama kali saya menginjakan kaki di kota itu. Hahahahaha. 😁 Business trip sebenernya. Cuma dua hari. Tapi saya sempatkan mengunjungi beberapa tempat mumpung di sana dan saya punya beberapa jam sebelum penerbangan saya kembali ke Jakarta.

Jadi apa saja yang bisa dilihat dan dinikmati di Balikpapan?

Balikpapan!

Jalan-jalan, keren!

Jalan-jalan Bali: Mengejar Matahari di Pandawa Beach

Cuma iming-iming melihat sunrise cantik di pantai yang bisa membuat kami bangun (agak sedikit lebih) pagi! Hahahahahahaha.


Kami belum pernah di Pandawa Beach ini sebelumnya. Pantai ini ada di Desa Kutuh, naik ke arah Uluwatu, dulu dikenal sebagai pantai rahasia karena letaknya susah dijangkau. Berada di balik bukit-bukit kapur dan semak belukar yang tinggi-tinggi gitu. Sekarang sih sudah dibuka aksesnya oleh pemda setempat. Jadi lebih gampang.

Begitu supir kami bilang kalo sunrisenya cakep, kami pun memutuskan ke sana besok paginya. Dan supir kami langsung mengingatkan kami untuk bangun jam setengah 6 pagi besoknya, which is setengah 5 pagi waktu Jakarta gaes! Gyahahahahaha. Demi apa weekend bangun sepagi itu? Demi sunrise di pantai pastinya!

Ngga pake mandi dengan niat berenang di pantai, saya, Vio, Sist dan Rai pun bergegas menuju Pandawa Beach pagi yang gelap itu. Sekitar setengah jam dari hotel kami. Sampe di sana sekitar jam 6-an, ternyata mataharinya belum muncul. DAN MENDUNG SODARA-SODARA! HIH! Jam 6 pagi waktu Bali, udah bela-belain bangun pagi dan kami cuma kebagian semburat merah di balik awan mendung.

IMG_4472
Mendung. Hih!

Kecewa, vrooooooooh!

Pandawa Beach itu…

Berbagi, Jalan-jalan, keren!

Escape to Sawarna

Hidup lagi capek-capeknya, itu lah yang memutuskan saya, hubby dan beberapa teman lain, Wenny, Alle, Mbak Wiwik, Suprie dan Nining untuk berangkat melarikan diri dari Jakarta, menuju ke suatu surga bernama Sawarna. :mrgreen:

Rencana pengen berangkat jam 12 malam biar bisa sampe di Sawarna pagi-pagi, ternyata di awal perjalanan agak kacau balau sih. Dimulai dari nungguin supir Elf yang kami sewa yang telat satu jam dari jam yang dijanjikan, begitu dateng ternyata si supir agak-agak freak, sampe ac Elf yang tiba-tiba mati di perjalanan, yang membuat kami terpaksa melipir ke sebuah pom bensin di daerah Cibubur untuk menunggu mobil dan supir pengganti. Kami baru benar-benar melanjutkan perjalanan sekitar jam 5 pagi di hari Sabtu-nya. Gagal sudah rencana melihat sunrise di Sawarna. 😆

Tapi setelah semua kekacauan tersebut, perjalanan selanjutnya bisa dibilang superb! Kami memilih lewat jalan Jakarta – Pelabuhan ratu – Desa Sawarna berhubung Suprie – satu-satu diantara kami yang pernah ke Sawarna – taunya lewat jalan itu. Lama perjalanan sekitar 7 jam karena jalannya menanjak dan berlubang-lubang besar. Mesti supir yang benar-benar handal untuk melalui jalan tersebut menuju Sawarna. Tapi pemandangannya CIAMIK! Kami bahkan sempat mampir ke Pantai Pelabuhan Ratu untuk sarapan pagi. 😀

kayak apa Sawarna?