Curhat Colongan, iseng!, lagi mellow, ngga jelas

Perfectly Unperfect?

alone_by_hidden_target

Kadang-kadang, meskipun kita berubah, orang lain disekitar kita tidak ikut berubah.. lalu kita menyadari bahwa kita terpaksa terus hidup kembali di dalam neraka yang sebenarnya kita tahu pasti harus kita hancurkan.

Kesalahan terbesar mungkin merupakan kesalahan yang paling sulit untuk disembunyikan. Saya terus bertanya, tetapi tidak pernah mendapatkan jawaban …

When will I ever escape this?

As hard as I try, I will never escape it.

I play games with myself, dan berusaha percaya bahwa pada akhirnya, apapun hasilnya, saya lah pemenangnya. Karena saya percaya kalau saya masih tetap berada di dalam kontrol, bahkan ketika saya sadar bahwa sebetulnya saya tengah berilusi. It’s comforting.

Yes, denial is a comfort.

But who’s to say it’s not true anyway? Rasa itu membawa saya ketempat di mana saya semestinya berada. Bahkan ketika rasa itu hanya sesaat, I’m there. I get a place, untuk melupakan kecemasan saya dan take care of myself, untuk menutup diri dari dunia luar sana dan menjadi pusat dari dunia yang saya ciptakan sendiri. Dan ketika perjalanan di sana terlalu cepat dan saya kehilangan keseimbangan, hanya saya lah satu-satunya orang yang bisa mengatakan kapan waktunya untuk bangun dan memulai kembali. Bukan orang lain.

Dodolz, iseng!, keren!, Kumpul-kumpul

Yes It’s True… Jamiroquai rocking!!

Disclaimer: Posting panjang dan banyak photo loooh.. harap berhati-hati hohohoho

jamiroquai-1

Yes.. hari Rabu tanggal 8 April  2009 kemaren saya memang nonton Jamiroquai Yes It’s True Live in Concert di Sentul City Convention Center. Agak lucu mengingat sejarah panjang saya bisa nonton konser ini. Pertama kali dengar Jamiroquai mau konser di Indonesia adalah beberapa hari menjelang Java Jazz Festival kemaren. Wooow!  Saya langsung melonjak kegirangan. Gimana ngga.. I’m the big fan of Jamiroquai since 1992 ketika pertama kali mereka tampil dengan single When You Gonna Learn. Sempet ikut fans clubnya waktu masih SMA… (hanjritoooz!  fans cluuub.. mwahahahahahaq ), dan makin jatuh cinta dengan gaya petakilannya di video clip Virtual Insanity di tahun 1996. Jadi.. jadi.. nonton Jamiroquai live is like a dream come true!!!! Tapi waktu itu masih sempat meragu akan kepastikan jadinya konser mengingat konser akan dilaksanakan pada tanggal 8 April 2009 which is hanya sehari menjelang Pemilu legislatif. Waduh!!! Saya pun mengendurkan niat menonton konser itu, tapi tetap terus memantau situs konser Jamiqouai. Dua minggu menjelang konser, masih belum ada tanda-tanda konser akan jadi. Sama sekali tidak ada iklan, gembar-gembor… bahkan ticket box pun hanya ada di Simprug di kantor Java Festival Production. Menjelang awal bulan April, tiba-tiba di situs itu terpasang photo Jay Kay bersama Direktur JFP dengan tulisan 100% jadi manggung!!! Woo hoo!! Saya kembali melonjak-lonjak kegirangan. Sejak hari itu langsung terpasang nama-nama ticket box tempat di mana bisa membeli tiket. Tapi niyat saya kembali kendur demi melihat harga-harga tiketnya. Gilak! Mahal banget!! Bahkan penyedia Kartu Kredit saya pun hanya memberi diskon 15% untuk setiap tiket yang dibeli. Masih termasuk mahal untuk ukuran saya. beuh!!

Ketika menimbang-nimbang untuk membeli tiket atau tidak, tiba-tiba Tata memberitahu saya bahwa ada diskon khusus untuk pelajar dan mahasiswa untuk membeli tiket. Ga tangung-tanggung, diskonnya 60%!! Saya segera mencari pinjaman kartu mahasiswa.. hihihihi.. Dengan membajak Irma, teman sekantor saya yang masih punya kartu mahasiswa, saya pun bela-belain menuju Simprug untuk membeli tiket. Meskipun pulangnya nyasar jauh banget!!! mwahahahahahahahahaq!!!

woo hoo! nonton Jamiroquai…

Brainstroming ajah!, Dodolz, iseng!, keren!, Kumpul-kumpul

Java Jazz Festival 2009, sebuah catatan v.1.2

Disclaimer: Masih sebuah postingan yang panjang dan banyak photo.. waspada lah!!

———-

Keluar dari Merak Room, saya menemukan sebuah counter menarik di situ persembahan satu majalah wanita. Yay!!  Khusus pengunjung wanita! Sudah tergoda sangat untuk berleha-leha di situ kalo saja si hubby tidak mengabarkan kalo dirinya sudah berada di JCC juga.  Ya sudah lah, saya bergegas ke atas. Sampe di atas Pandji lagi manggung di Lobby Stage 2. Penuhnyaaaa manusia di situ.  Sampe berdesak-desakan ga bisa jalan. Saya memutuskan menunggu si hubby di pintu masuk sambil menonton Pandji. His perform was cool! Sayang R ‘n B, bukan jazz. Mungkin sekitar 3 lagu saya sempat menonton Pandji, dan ga bisa photo-photo karena ramainya manusia di situ. Cih! Pengaturan venue yang salah!

img00033-20090307-2124

lanjutannyaaaa

Brainstroming ajah!, Dodolz, iseng!, keren!, Kumpul-kumpul

Java Jazz Festival 2009, sebuah catatan v.1.1

Disclaimer: postingan yang sangat panjang dan banyak photo… waspadalah!!

java-jazz-2009-press

Oke, seperti yang sudah ternyatakan di sini, hari Sabtu tanggal 7 Maret 2009 kemaren, saya menghadiri Axis Java Jazz Festival (JJF). Well ya sebenernya tanpa saya menang tiket pun, saya memang akan tetap datang ke sana. Saya sudah mengantongi dua tiket daily pass dan Jason Mraz buat saya dan si hubby untuk hari sabtu itu jauh-jauh hari sebelum JJF dimulai. Menang tiket itu featured tambahan sehingga saya bisa mengajak adik saya yang mendadak datang dari Bandung minggu itu (plus dapat modem tentunyaaaa… ahahahahahaq ).

Saya sampai di JCC sekitar jam setengah 3 sore. JCC masih sepi. Saya pun masih bisa dengan leluasa memarkir mobil supaya tidak jauh dari pintu masuk. Rencananya saya ingin menyaksikan penampilan Endah N Resa feat Animo dari Bali yang hari itu manggung di Masima Stage jam 3 teng. Hanya saja karena satu dan lain hal, saya harus melupakan pertunjukan itu dan memilih naik taksi menuju PS. Setelah semua urusan di PS selesai, sekitar jam 4an saya kembali ke JCC. Itu pun saya tidak segera masuk. Saya masih menunggu seorang teman lagi yang nekat datang kesorean sehingga malah kelamaan masuk Senayan dan cari parkir ketimbang perjalanan dia dari rumah ke JCC. Akhirnya saya baru benar-benar bisa masuk ke dalam sekitar jam 5an lebih banyak. Di pintu masuk, puluhan orang sudah ngantri untuk masuk ke dalam. Ngantriiiii?  oh well, okeee lah.. mungkin hari gini pengemar Jazz sudah sangat banyak sehingga JJF kali ini saya harus pake mengantri untuk masuk.  Saya bertemu Ichanx – yang juga menang tiket gratis – di pintu masuk. Jadi lah kami masuk ke dalam berbarengan.

nonton Java Jazz gituuuuu…

iseng!, keren!, Kumpul-kumpul, ngga jelas

Lagi, TVC Berseri dari Ponds

1448245p

Kisah cinta ala Cinderella memang tidak akan lekang di telan waktu. Kisah Cinta antara si miskin dan si kaya yang meski pernah terpisah, pada akhirnya berhasil melewati ujian cinta dan bersatu kembali. Tengok lah cerita-cerita sinetron di televisi. Meski pun cerita hanya begitu-begitu saja, pemainnya hanya itu-itu saja, tapi tidak membuat sinetron-sinetron tersebut kehilangan penonton. Malah membuat sinetron-sinteron tersebut makin marak di televisi.

Romantisme hubungan dua sejoli itulah yang coba ditawarkan oleh  iklan televisi Pond’s Flawless White yang terbaru.

premier iklan Ponds yang baru… yay!