Dodolz, iseng!, lagi mellow, ngga jelas

dan Kita semakin tua..

The past can’t be rewritten
You get the life you’re given
Some pages turned
Some bridges burned
But there were lessons learned…

Lesson Learned – Carrie Underwood

I don’t know why this song keep playing on my mind today. Padahal ngga lagi denger lagu itu dari jaman kapan tau. Well, dari pada saya mikir sendiri, mending bagian lirik yang dari tadi ada di kepala saya itu saya share di sini… :mrgreen:

Happy weekend peeps.. Semoga kita belajar banyak hal minggu ini..

—-

Ket Photo: Sunset di Jakarta, lupa tepatnya kapan.. diphoto dari gedung parkiran Grand Indonesia lantai 5. Mencoba di HDR, tapi gagal kayaknya.. hihihihi. Harap dimaklumi.. :mrgreen:

Brainstroming ajah!, Dodolz, Kumpul-kumpul, movie freaks, ngga jelas

Anaknya Siapa?

Hari kamis kemarin, saya, hubby dan dua perempuan cantik lainnya nonton bareng The Clash of The Titans versi 3D di Plasa Indonesia. Tenang.. tenang.. kalian tidak akan menemukan spoiler di sini, karena saya tidak akan menulis soal resensi film di sini. Udah banyak kok blog lain yang menulis soal film ini… :mrgreen:

Jadi begini, setelah menyimak film ini sampai selesai, saya tiba-tiba teringat satu film yang sempat saya tonton beberapa waktu yang lalu, Percy Jackson & The Olympians : The Lightening Thief.

ada apa dengan kedua film tersebut?

Dodolz, ngga jelas

Ouch!

Jadi, alkisah.. di suatu siang yang mendung, henpon saya berbunyi dengan nyaringnya.

Dijawab? Tentu saja…

Ternyata seorang head hunter. Ngobrol macem-macem, tanya macem-macem, dan bla bla bla. Lalu sampailah pada satu pertanyaan : “Mbak, kantornya Mbak yang sekarang ini “blog“-nya di mana?”. Pertanyaan enteng doooong… Ya saya jawab dengan riang gembira “Oh kalo “blog” ngga punya, adanya website di anuanu.com“.

Tiba-tiba sepi. Saya bengong menunggu reaksi si head hunter, sementara tampaknya si head hunter bengong mendengar jawaban saya. Saya bingung.

Lalu si head hunter berkata dengan ragu-ragu : “anu, itu loh mbak… maksudnya “block“, ladang minyak atau gas kantornya Mbak ada di mana?”

OUCH! LUPA DIRI KALO KERJA DI MIGAS! gyahahahahahahaha… Block chiiiiiii… block! Bukan blog!!

Ya begitulah, kalo lagi hectic tapi gatel banget pengen apdet blog. Duh! Maaf ya blooooog sekian lama dicuekin. Maaf ya temaaaans belum sempat membalas komen-komennya…

Have a nice long weekend people!

Brainstroming ajah!, Dodolz, just a thought

Elevator to the Gallows*

Gara-gara tumpukan pekerjaan dua minggu ini dan menyebabkan blog ini terbengkalai dan percakapan yang tidak selesai dengan klien di Italy sana hari Jumat kemarin, sepanjang pagi ini pikiran saya tertuju ke beliau dan sisa percakapan yang belum dilanjutkan itu. Ketika memasuki lift kantor, tiba-tiba saya teringat ucapannya beberapa bulan yang lalu saat beliau berkunjung ke Indonesia pas mau masuk ke lift yang sama di gedung kantor saya. Sambil bercanda beliau bilang begini : “so you have to decide which floor you want to attend before you go into the elevator, otherwise you can never go back”. Saya menanggapinya dengan “yes, you can. All you have to do is out from the elevator whatever floor it is going, back to the 1st floor, choose the right floor, and waiting for the right elevator before you came back to the right track. Such a long way, huh?”. Lalu kami berdua tertawa terbahak-bahak.

Sekedar info bahwa gedung kantor saya memakai lift yang menggunakan system computerize yang mengharuskan kita memilih dulu lantai yang hendak dikunjungi sebelum masuk ke dalam lift. Ngga hanya sekedar memencet nomor lantai, tapi kita juga harus memperhatikan lift mana yang akan menuju ke lantai yang kita tuju. Dan juga terpisah dua bagian, lift untuk  ke lantai 3 – 17, dan lift ke lantai 18 – 29. Hal ini menyebabkan kebanyakan tamu-tamu gedung ini sering terjebak di lift yang salah. Ada dua jenis orang yang kejebak: yang ngikut saja orang-orang masuk ke dalam lift lalu bingung karena di dalam lift ga ada button sama sekali kecuali tombol darurat; dan yang sudah memencet nomor lantai sebelumnya tapi tidak memperhatikan lift mana yang akan membawa dia ke lantai itu dan asal naik lift yang kebuka aja, lalu bingung karena ternyata di layar dalam tidak ada lantai pilihannya. Gyahahahaha…

ngga mau ngomongin soal lift kok… :mrgreen:

Curhat Colongan, Dodolz, iseng!, just a thought, ngga jelas

Antara Gaul dan Sombong

Haduuuuh… lama ngga apdet! Sehabis long weekend kemarin, seminggu ini saya sibuk pelatihan. Jadi lah, pekerjaan kantor saya kerjakan sepulang pelatihan. Akhirnya, waktu saya tersita. Boro-boro bisa blogwalking. Lah nengok blog sendiri ngga… Hari ini saya membuka google reader, angka yang tertera mendekati seribu! *pingsan* Jadi maafkan kalo belum bisa mampir ke blog kaliyan… huhuhuhu…

soal gaul dan sombong