Jalan-jalan, keren!

Jalan-jalan Bandung: Tebing Keraton

Tempat ini sempat ngehits awal tahun 2015. Rasanya hampir semua orang yang saya kenal ada di timeline saya mampir ke tempat ini. Hahaha. Saya sendiri mengunjungi lokasi ini bulan Mei lalu. Iya, basi. Baru inget mau nulis ini setelah melihat list draft post di wordpress. Dari pada cuma didraft ya mending diposting kan ya? 😝

3C4C8FED-B76D-48AF-9607-EC305E69D181
Tebing Keraton
Akhirnya main ke sini juga!

Jalan-jalan

Jalan-jalan Jogjakarta: Menyapa Senja di Candi Boko

Lagi di Jogja untuk business trip trus bingung ngabisin waktu nanggung ke mana sebelum jam pulang balik? Ke Keraton Ratu Boko alias Candi Boko aja. Hahahahaha. Itu lah yang saya lakukan beberapa minggu lalu ketika business trip ke Jogjakarta. Berhubung acara saya sudah selesai dari jam 1 siang sementara pesawat balik ke Jakarta baru jam 6 sore, mulai lah nyari alternative tempat piknik yang ngga jauh dari bandara tapi belum pernah didatangi. Pilihan jatuh ke Candi Boko, yang cuma 15 menitan dari Bandara Adi Sujipto, sekitar 3 KM ke arah selatan Candi Prambanan.  Ada apa di Keraton Ratu Boko? Ya candi. 😂 Reruntuhan lebih tepatnya sih. Cuma gerbangnya masih utuh.

IMG_2030

Menurut sejarahnya yang saya baca di Wikipedia:

Situs ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs pemukiman, namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas. Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra (Rakai Panangkaran) dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu). Dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan, diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton (istana raja). Pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks ini bukan candi atau bangunan dengan sifat religius, melainkan sebuah istana berbenteng dengan bukti adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini. Nama “Ratu Baka” berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Baka (bahasa Jawa, arti harafiah: “raja bangau”) adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi nama candi utama pada kompleks Candi Prambanan. Kompleks bangunan ini dikaitkan dengan legenda rakyat setempat Loro Jonggrang.

Lengkapnya baca sendiri yes! Capek nulis ulangnya. 😝

tempatnya cakep!

Jalan-jalan, keren!

Jalan-jalan Bali: Bear A Hug at Chocolate Factory

Awalnya karena baca somewhere in the internet soal POD Chocolate Factory & Cafe. Tulisannya bule tentu saja. Ngga nemu satu pun tulisan orang (blogger) lokal. Trus penasaran pengen ke sana. Dari pada ke Bali ke tempat yang itu-itu aja. Ye kaaaan… Supir yang saya sewa juga belum pernah ke sana. Jadilah kami cuma berbekal alamat nyomot di websitenya. Untung supir saya sewa di Bali canggih. Dia belum pernah ke sana tapi tau daerahnya. Daerah Carang Sari. Jauh ternyata. Masih ke sananya lagi Sangeh. Satu setengah jam perjalanan dari Kuta (baca: Ngurah Rai Airport. Yes, begitu mendarat kami langsung ke sana).

POD Chocolate Factory & Cafe ini terletak di dalam Elephant Camp ternyata. Begitu sampe daerah Carang Sari, petunjuk-petunjuk mengarah ke sini jelas kok. Jadi ngga bakal nyasar-nyasar juga. Tempatnya di dalem banget. Out of no where pokoknya. Begitu sampe di cafe-nya langsung bilang mau ikut chocolate factory tour dan dilayani dengan ramah oleh mbak-mbak yang ada di situ. Sambil nunggu ready, kami disungguhi chocolate drink yang, SUMPAH, enak banget! Setelah itu kami dikasih celemek seragam tour dan kemudian diajak berkeliling.

COKLAT!

keren!, Music

Jakarta Event: Java Jazz Festival 2015

Sebenernya udah ngga pengen nulis soal Java Jazz minggu kemaren itu. Soalnya saya cuma nonton satu line doang! Hahahaha. 😂😂

Jadi di JJF hari Sabtu 7 Maret kemarin itu saya cuma nonton Chaka Khan feat Incognito. Soalnya gara-gara mesti jemput si Bro dulu di bandara yang baru landing jam setengah 6 sore, jadi lah saya telat banget nyampe Kemayoran. Baru sekitar jam 6-ah sore, dan antrian mobil yang hendak memasuki kawasan JIExpo sudah mengular dan cenderung tidak bergerak. Setelah ngantri hampir sekitar 2,5 jam plus ditambah ngantri nyari parkir, saya baru benar-benar bisa masuk ke dalam jam sembilan kurang 15 menit. Hih! 😤😤

Nonton Chaka Khan!

Dodolz, keren!, Kumpul-kumpul

Halloween Party itu…

teach-hub-halloween-lesson-plans-300x300

Katanya budaya barat. Ya emang sih. Trus kenapa? :mrgreen:

Anyway, semalam menghadiri acara hore-hore kantor barunya Burson-Marsteller, Indonesia, dengan tema Halloween dan dress code Indonesian Spooky Character. Hahahahaha. Berhubung jenis setan di Indonesia ini ngga banyak dan kostum yang ngga terlalu kreatif dibandingkan dengan hantu-hantu di luar negeri, jadi lah ngga semua pake kostum hantu Indonesia. Malah ada yang datang standar aja, ngga pake kostum apa-apa. Mungkin dia menganggap dirinya cukup seram untuk tampil apa adanya. 😛

Acaranya ya cuma hore-hore aja sih. Yang seru karena semua tamu berusaha keras memenuhi dress code yang sudah ditetapkan panitia. Jadilah itu kantor penuh hantu-hantu bergentayangan semalam. Hahahahaha.

hantu-hantu yang berkeliaran semalam..