Brainstroming ajah!, Curhat Colongan, iseng!, ngga jelas

Gelap

20060809fullmoon

Setiap orang punya sisi gelapnya masing-masing di kehidupannya...”

kata-kata itu merupakan akhir percakapan saya di YM dengan seorang teman beberapa waktu yang lalu. Ya… sisi gelap. Seperti Venom di Spiderman. Seperti Two Face di The Dark Knight. Seperti Dr. Jekyll and Mr. Hyde.

Ah saya jadi punya pertanyaan untuk kaliyan semua: misalnya nih.. misal..  baik dan jahat tergambar dengan sangat jelas sejelas dalam yang  terjadi di Star Wars saga. You’ve got good guys who wear white and seek the ways of the Force, and bad guys who wear black and use the Force’s Dark Side. Nah di dunia yang sangat jelas dan terang tersebut, siapa, in their right mind, akan memilih menjadi jahat? dan kenapa?

gelap-gelapan.. loh?

iseng!, just a thought, ngga jelas

Yihhaaaaaa

Tau ga sih..

bahwa setiap enam puluh detik yang kita habiskan dengan kemarahan, kesedihan dan kekecewaan adalah setiap menit penuh kebahagiaan yang ngga akan pernah ada lagi?

Sadar ga sih…

bahwa hidup ini singkat.. jadi, mari lah kita bersenang-senang, memaafkan untuk seseorang yang mungkin tidak sengaja berbuat salah, mencintai dengan tulus, tertawa gila-gilaan, dan tidak pernah menyesali hal-hal yang telah membuat kita tersenyum senang. Kan ga dilarang… :mrgreen:

Well ya… hidup ini mungkin bukan sebuah pesta seperti yang kita harapkan… cuma mumpung kita masih bisa berada di sini ga ada salahnya kan kalo kita joget-joget…

Curhat Colongan, iseng!, lagi mellow, ngga jelas

Perfectly Unperfect?

alone_by_hidden_target

Kadang-kadang, meskipun kita berubah, orang lain disekitar kita tidak ikut berubah.. lalu kita menyadari bahwa kita terpaksa terus hidup kembali di dalam neraka yang sebenarnya kita tahu pasti harus kita hancurkan.

Kesalahan terbesar mungkin merupakan kesalahan yang paling sulit untuk disembunyikan. Saya terus bertanya, tetapi tidak pernah mendapatkan jawaban …

When will I ever escape this?

As hard as I try, I will never escape it.

I play games with myself, dan berusaha percaya bahwa pada akhirnya, apapun hasilnya, saya lah pemenangnya. Karena saya percaya kalau saya masih tetap berada di dalam kontrol, bahkan ketika saya sadar bahwa sebetulnya saya tengah berilusi. It’s comforting.

Yes, denial is a comfort.

But who’s to say it’s not true anyway? Rasa itu membawa saya ketempat di mana saya semestinya berada. Bahkan ketika rasa itu hanya sesaat, I’m there. I get a place, untuk melupakan kecemasan saya dan take care of myself, untuk menutup diri dari dunia luar sana dan menjadi pusat dari dunia yang saya ciptakan sendiri. Dan ketika perjalanan di sana terlalu cepat dan saya kehilangan keseimbangan, hanya saya lah satu-satunya orang yang bisa mengatakan kapan waktunya untuk bangun dan memulai kembali. Bukan orang lain.

Brainstroming ajah!, just a thought

Kartini hari ini

flower

Ah ya.. hari ini tanggal 21 April… dan seperti biasanya juga, hari ini adalah peringatn hari kelahiran seorang pahlawan emansipasi wanita, R.A. Kartini. Dan seperti biasanya juga undangan-undangan perayaan hari kartini dipenuhi dengan segala macam lomba seperti lomba kebaya luwes, lomba masak pria, baca puisi, de el el de es be de ka ka itu. Dan seperti juga tahun kemarin, saya masih tidak bisa menyelami makna kenapa peringatan hari kartini harus di isi dengan kegiatan-kegiatan semacam itu. Semacam simbolik yang ntah apa maksudnya.

Kartini modern ituuuuu….