Brainstroming ajah!, Dodolz, just a thought, ngga jelas, Satir

Apakah Kamu “High Maintenance”?

hm

Jangan dia, high maintenance tuh… bangkrut nanti kamu”. Begitu nasihat seorang teman kepada teman pria (X) ketika makan siang bareng tadi di sebuah food court. Nasihat itu meluncur ketika si teman (A) memergoki si teman pria ini sedang curi-curi pandang ke arah seorang sekretaris anak perusahaan (B) – yang sedang makan di sebuah meja di sudut seberang bersama beberapa sekretaris lainnya – yang emang secara penampilan oke banget.

Nasihat tersebut berlanjut dengan kata-kata kira-kira seperti ini: “tuh liat merek baju yang dia pakai, belum make up nya, belum tatanan rambut… udah gitu lo liat dong gadgetnya, masak cuma sekretaris doang bisa nenteng-nenteng Blackberry dan iPhone sekaligus. Padahal gajinya berapa sih? Tuh tanya Chic yang nyimpen data semua gaji karyawan”.

Eh? Tiba-tiba saya serasa keselek bakwan malang yang saya pesan tadi. Kok saya dibawa-bawa sih…  
high maintenance?

just a thought, keren!

what a wonderful Indonesia

batik bersama teman-teman sekantor
batik bersama teman-teman sekantor

Ya ya… maaf kalo saya ikut-ikutan menulis soal batik. Tapi saya suka sekali hari ini di mana setiap orang yang saya temui memakai batik dengan berbagai corak dan warna. Mulai dari berangkat kerja, sampe gedung kantor, pas makan siang.. setiap tempat dipenuhi dengan orang-orang berbatik. Aduuuh sumpah saya suka sekali melihatnya. Entah kenapa ada rasa bangga terselip di situ. Sampe-sampe kalo bertemu dengan orang-orang yang tidak memakai batik, rasanya itu orang seperti salah kostum… hihihihihi :mrgreen:

batik hari ini

Brainstroming ajah!, just a thought, movie freaks

Cin(T)a

cinta-lowres1

Ah ngga… Saya ngga mau bikin review tentang film Cin(T)a. Untuk itu kaliyan bisa baca di sini dan di situ. Sudah cukup mewakili kok.

Cuma kebayang-bayang salah satu dialog film yang saya tonton kemaren malam itu:

Annisa: Kenapa Tuhan menciptakan eloe berbeda-beda bila Tuhan harus disembah harus dengan satu cara?
Cina: Makanya Allah menciptakan Cinta, supaya yang berbeda-beda bisa tetap satu.

Cinta ya yang bisa menyatukan? Betulkah? Nampaknya CINTA, memang cuma sekedar konsep. Buktinya? Masih ada perang, keributan, dan rasa paling benar.

Apakah itu CINTA? Apakah itu BERBEDA? Di sini, bahkan untuk bersatu pun masih dicampuri “pihak lain”.


But since they call You (Allah, YHV, El, God, Tuhan) with different names.
They can’t love each other.

Ah God, what are your religion then?

Brainstroming ajah!, just a thought, keren!

Merdeka!

Beberapa hari ini, bendera-bendera merah putih telah berkibar di mana-mana. Di pekarangan-pekarangan rumah, di gedung-gedung kantor, bahkan di mal-mal marak dengan warna merah putih. Maksudnya jelas, merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia ketika pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia melalui Proklamasi Kemerdekaan yang dibacakan oleh Soekarno-Hatta menyatakan diri merdeka dari segala bentuk penjajahan.

Yes, that’s a stirring story, sebuah cerita yang berulang-ulang kali diceritakan di buku-buku sejarah dari mulai sekolah dasar untuk membuat semua warga negara merasa bangga. Tapi apa betul kita ini sudah benar-benar merdeka?

yakin sudah merdeka?