Brainstroming ajah!

Soal Tulang dan Penampilan Cantik

Sebagai perempuan yang bekerja di ibu kota Jakarta ini, saya kan dituntut untuk mengaktualisasikan diri seoptimal mungkin baik sebagai anggota keluarga maupun sebagai pekerja profesional. *haelah bahasanya* 😛 Konsekuensinya, terciptalah tuntutan dan tekanan sosial bagi perempuan untuk selalu tampil prima, fit, dinamis, dan menawan sesuai tren fashion dan gaya hidup masa kini, di sepanjang waktu kegiatan sehari-hari yang panjang, biar sesuai dengan tampilan perempuan modern yang sukses ala majalah Cosmopolitan itu. 😆

Cuma, gara-gara baca artikel soal kesehatan tulang, saya menyadari ada dua musuh utama yang dihadapi para perempuan modern: pertama, memakai high-heels setiap hari dan kedua, bawa-bawa tas berat yang isinya macem-macem. 😆

*kemudian ngaca*

SavedPicture-20141895339.jpg
high heels saya sehari-hari

soal kesehatan tulang dan penampilan cantik

Brainstroming ajah!, just a thought, Kumpul-kumpul, tukar pikiran

That’s Extra Beautiful..

Cantik itu apa sih? Pernah dibahas sih di-blog ini, beberapa tahun yang lalu… 😆

blogger-blogger cantik :D
blogger-blogger cantik 😀

Jadi, katanya sih orang-orang sih, beauty is in the eyes of the beholder. Tergantung siapa yang liat. Katanya lhoooo… Katanya orang-orang juga, cantik itu dari hati bukan cuma fisik. Ya ini lagi-lagi katanya lhoooooo… :mrgreen: Kenyataannya sih, pada prakteknya, kebanyakannya… tetep aja kalo mau bilang cantik apa ngga yang diliat mah awalnya wajah dulu. Iya, wajah! Tuh! *tunjuk muka yang lagi pada baca*  Iya kan? KAN? :mrgreen:

Makanya ya, kenapa cewek-cewek tuh suka pada ribet kalo urusan ngerawat kulit wajah. Yang kulit bernoda lah, kulit kering lah, kulit kusam lah, jerawatan lah… Makanya iklan-iklan produk kecantikan masih ada dan masih akan tetep ada. Trus lagi, mending ada gitu produk yang bisa buat semua masalah yang saya sebut di atas itu. Ngga ada. Makanya kadang beli produknya juga macem-macem. Ngga bisa tuh pake satu merek trus langsung cocok. Ada yang nama pelembap, masker, scrub, oil-control, blemish skin, whitening, facial, dan sejumlah tipe perawatan lainnya makin lah bikin alesan belanja tambah banyak. 😆

Ya gimana ya…. Mau bilang punya kepribadian cantik dan menarik lebih penting, kan tetep aja biar bisa dilirik “kepribadiannya” itu, yang diliat pertama pasti wajah dulu. Huuuuu… 😆 Kalo wajah udah ngga menarik, rasanya agak jauh mau liat kepribadiannya juga. Bisa sih, tapi prosesnya lama… *ya ini teori sotoy, but who’s with me?* :mrgreen:

ada apa lagi dengan cantik?

Berbagi, Brainstroming ajah!

7 Days With March Day #2 : From Soekarno-Hatta With Smile

Disclaimer : Tulisan ini dibuat dalam rangka program lomba blog yang diselenggarakan oleh Nissan Indonesia. Ada 28 blogger yang terpilih, dan untuk satu blogger pemenang lomba ini akan dikirim ke Jepang. Jadi, doa kan saya ya? :mrgreen:

Hey March!

Terima kasih ya sudah menjemput saya di bandara. It’s really nice to meet you, finally.. 😀

Day #2

Berbagi, tukar pikiran

Kebutuhan dan Hak Perempuan Bekerja

Selasa tanggal 10 Mei 2011 yang lalu, di Obrolan Langsat alias Obsat, ternyata dibahas mengenai kebutuhan dan hak para perempuan yang bekerja. Hari gini sih perempuan yang memiliki dua peran: bekerja dan menjadi ibu sudah sangat lazim ditemukan. Sebuah tema yang menarik, sayangnya saya waktu itu tidak sempat hadir karena harus menjadi pembawa acara di deklarasi komunitas Asean Blogger – Indonesia (cerita soal ini nanti saya bahas di postingan lain, kalo ga lupa :mrgreen: ).

Berhubung saya ngga sempat hadir ke situ, dan merasa tema ini sangat menarik. Saya jadi pengen ikut ngebahas ah… 😀

apa saja hak dan kebutuhan perempuan bekerja?

tukar pikiran

Mari Bicara Soal Asuransi

Apa yang terlintas dibenak kamu ketika mendengar kata Asuransi? Semacam kata-kata yang malesin banget buat dibahas? Paling sebel kalo ditelfon sama agen yang kadang-kadang maksanya kebangetan? Atau merasa aman karena sudah ditanggung semua sama kantor, jadi ya gitu deeeeh kalo ngomongin asuransi… :mrgreen:

Ya ya.. sebenernya yang di atas itu terjadi pada saya. 😛 Ntah kenapa saya paling anti ngomongin asuransi. Paling males lagi kalo ditelfonin sama agen-agen. Belum lagi kalo udah dibilang “ga tertarik” eh si agen masih aja nyerocos panjang lebar. Pernah sih akhirnya hape saya geletakin aja gitu di meja gara-gara sebel sama agen asuransi yang ngga bisa dibilang “ngga”. 😆 😛

Well, selain karena saya dan anak saya memang sudah full payment ditanggung kantor masalah asuransi kesehatan dan jiwa, ditambah trauma masa lalu orang tua saya terhadap asuransi yang mendadak tutup alias bangkrut pada saat jatuh tempo klaim seharusnya keluar, membuat saya semakin sebal berurusan dengan asuransi. Jadi ya karena segala jenis penyakit saya udah ditanggung kantor termasuk kehamilan, maka asuransi yang saya punya hanyalah asuransi terhadap property-property saya, yaitu rumah dan kendaraan.

ngomongin asuransi yuks!