Jalan-jalan, keren!

Travelog Netherlands: In Windmill We Trust

Kalo ke Belanda ngga liat windmill alias kincir angin rasanya ngga afdol kan ya? Hihihihi.

Ada dua pilihan kalo mau liat kincir angin di Belanda. Bisa ke Zaanse Schans  atau Kinderdijk. Masing-masing punya plus minus sih. Kalo Kinderdijk desanya alami dan memang UNESCO-listed site. Jadi dari awalnya banyak kincir angin di situ. Tapi lokasinya jauh. Sekitar 1 setengah jam-an dari Amsterdam by train or bus, dengan pake acara pindah kereta atau di bus di Rotterdam atau di Utrecht. Tapi kalo kamu stay di Den Haag, Kinderdijk lebih gampang dicapainya. Sementara Zaanse Schans merupakan desa buatan sekitar abad 17. Jadi ngga alami. Tapi jarak tempuh dari Amsterdam lebih dekat. Sekitar 40 menit by bus dan kamu bisa stop persis di depannya Zaanse Schans Museum atau sekitar 17 menit by train tapi agak jalan kaki dikit sekitar 15 menit ke lokasi. Masuk Kinderdijk bayar tiket Euro 7.50 untuk dewasa dan Euro 5.50 untuk anak-anak umur 6-12 tahun. Masuk Zaanse Schans gratis sih.

Kincir Angin!

Jalan-jalan, keren!

Travelog Netherlands: The Hague

The Hague or Den Haag, the seat of government of Netherlands where you can find all the government building in here along with the Supreme Court and Council of State.

somewhere in Den Haag

Bersama Yen, legal counsel colleague from Vietnam, dan ditemanin Jemmy, long lost old friend that happens study and  work in Den Haag but live in Amersfoort, jalan-jalan lah kami ke sana. Well, Den Haag ini menyenangkan sekali kotanya. Ngga terlalu rame, bangunannya cantik-cantik (mungkin karena banyak bangunan pemerintahan) dan yang paling penting beberapa jalan di Den Haag menggunakan nama-nama Indonesia! Ada Riau, Aceh, Sumatera, Cut Nyak Dien, Sutan Sjahrir sampe ke Munir! Kalo sejarahnya kenapa Munir bisa jadi nama jalan di Den Haag udah pada tau lah ya. Kalo yang lain, saya masih belum nemu referensi lengkap kapan tepatnya nama-nama itu jadi nama jalan di Den Haag dan kenapa. Enlighten me, anyone.. anytwo?

denhaagroad

Anyway, ngapain aja di Den Haag?

Den Haag!

Jalan-jalan, keren!

Travelog Netherlands: Rijksmuseum Amsterdam

Udah lama penasaran sama Rijksmuseum ini sebenernya. Trus makin penasaran setelah museum ini muncul di buku The Fault in Our Star. Setelah berhasil mengunjungi Louvre 3 tahun yang lalu, rasanya bahagia banget bisa ke sini akhirnya. Dari hari pertama menginjakan kaki di Amsterdam, saya bilang ke Fikri yang sudah berbaik hati jadi tour guide saya selama di sana, kalo saya pengen ke museum ini. Dan baru kesampean di hari terakhir menjelang pulang ke Jakarta! 😏

SavedPicture-2015618154616.png

another museum!

Berbagi, iseng!

Ngopi Cantik (Tapi Tetep Pake Piyama Rumah) dengan Dolce Gusto

Jadi gini…

Beberapa minggu yang lalu dan minggu-minggu sebelumnya dan minggu-minggu sebelumnya lagi, timeline social media saya tetiba penuh dengan temen-temen saya yang posting mesin kopi, yang katanya praktis buat bikin kopi di rumah. Trus saya kan anaknya kompetitip. Ngga mau kalah. Jadi lah kemarenan itu saya meluncur ke sebuah mall di bilangan Jakarta Pusat sana, demi mengangkut si mesin kopi ini ke rumah saya. Hahahahahaha.

There. Saya punya juga akhirnya si mesin kopi bernama Nescafe Dolce Gusto ini.


akhirnya punya mesin kopi!