Brainstroming ajah!, can't get this out of my head, just a thought

Pertanyaan yang Tepat

Seorang teman bertanya kepada saya, kalo kamu dijanjikan sebuah jawaban yang jujur, kira-kira pertanyaan apa yang akan kamu tanyakan? Saya terdiam, kemudian tertawa. Kok seperti pertanyaan yang mengarah pada jawaban-jawaban narsis. hihihihihi… Soalnya, serius deh, saya pikir kalo saya sampe pengen banget dapet jawaban atau pendapat yang jujur tentang sesuatu, it’s going to be on something to do with me, am I rite?
pertanyaan apa?

Brainstroming ajah!, Curhat Colongan, just a thought

Grazie

Kebiasaan bercakap-cakap melalui text-talking dan internet-speaking secara tidak sadar sering kali membuat kehilangan rasa untuk mengucapkan kata ‘Terima Kasih’ dan  ‘sama-sama atau terima kasih kembali’ secara verbal. Atau bahkan, saking seringnya diucapkan, kata-kata itu seperti kehilangan makna kesungguhnya dan hanya merupakan basa basi belaka. Padahal mengucapkan kata-kata tersebut tentulah sudah diajarkan sedari kita masih balita.

To recall the last time I thanked someone is like asking me to recall the last time I breathed. I do my best to thank anyone anyday, even if what they do is simply their job. Saya berterima kasih kepada tukang parkir kantor saya karena membantu saya memarkir mobil, kepada OB saya karena membawakan minuman, kepada petugas yang membantu saya menaruh belanjaan saya ke mobil, kepada waitress yang membawakan makan siang saya, kepada cleaning services yang sedang membersihkan ruangan saya, kepada seseorang yang telah menahan pintu lift agar saya bisa ikut naik tanpa menunggu lift berikutnya.. I want to let people know that they matter and what they do matters, and that I at least am grateful.

ada apa dengan ‘terima kasih’?

Dodolz, ngga jelas, Satir

Promosi Menyebalkan

Saya ngga ngerti kenapa Telkomsel akhir-akhir ini sering mengirim spam SMS menyebalkan. Yah kalo sekedar SMS promosi biasa masih bisa lah saya cuekin, asal ga spam kirim SMS sampe berkali-kali dalam sehari kayak XL jaman dulu.

SMS yang saya screen shoot di atas itu terus terang nyebelin dan bikin keki. Udah lah saya dipaksa menerima RBT yg belum tentu saya suka atau ngga, begitu saya kirim konfirmasi menolak, eh saya masih disuruh bayar biaya SMS-nya. Parah! 😈

Untungnya  SMS itu saya baca dengan seksama, ngga saya cuekin kayak sebelum-sebelumnya. Bayangkan kalo saya pas ndak merhatiin isinya, itu RBT terpasang dengan manisnya di nomor saya, dan saya dipaksa membayar untuk RBT yang tidak saya nikmati sendiri pula.

So, hati-hati menerima sms promosi dari operator langganan sampeyan. Mohon baca dengan seksama. Ada perampasan pulsa jenis baru ternyata! 😈

Well Telkomsel, sebagai pelanggan pasca bayar yang sudah sepuluh tahun lebih, terus terang saya kecewa sangat dengan promosi jenis ini. Menyebalkan! 😈

Curhat Colongan, lagi mellow, ngga jelas

It Ain’t Over till It’s Over


T.S. Eliot pernah menulis begini:

What we call the beginning is often the end. And to make an end is to make a beginning. The end is where we start from.

Satu kalimat yang pernah saya baca dan langsung menempel di benak saya kala itu: kalimat Eliot tersebut seperti menggabungkan antara keputusasaan dan harapan, tetapi  tanpa sebuah win-win resolution. Kalimat yang sempat membuat saya berpikir, bukankah memang itu lah hidup ini seharusnya? Bukankah setiap menit akan berakhir dan menjadi awal dari sesuatu yang lain, fase lain dalam hidup kita, atau malah kita yang lain?

life goes on 🙂