Jalan-jalan, Kumpul-kumpul

Jalan-jalan Penang: From Penang Hill to Batu Ferringhi

Penang View from the Penang Hill
Penang View from the Penang Hill, karena masih pagi banget masih berkabut ๐Ÿ˜€

Yup! Minggu lalu, saya dan Ipi jalan-jalan ke Penang. Memanfaatkan promo tiket tentu saja! ๐Ÿ˜› Kami berdua memang belum pernah ke kota ini, jadi kami excited membeli tiket ini walaupun berangkatnya masih 5 bulan lagi! ๐Ÿ˜† Yang penting, bukan jalan-jalan wacana! Yeah! :mrgreen:

Lima bulan mestinya cukup untuk kami meriset semua tempat yang pengen kami datangi di Penang. Tapi ternyata ngga. Yang kami lakukan sampe dengan seminggu sebelum berangkat hanyalah memesan hotel. Sampe H berangkat, kami belum menyiapkan itinerary apapun buat di sana. Pokoknya berangkat ajah! Perkara di sana mau ngapain dan harus naik apa, itu perkara di sana aja. Well, we actually expecting for any surprise there, so whatever happens there, couldn’t make us disappointed. Makanya ga bikin rencana sama sekali. :mrgreen:

Jadi lah, begitu sampe Penang, kami mengambil semua brosur peta, promo, travel site dan apapun itu yang berhubungan dengan Penang. Lalu bertanya di bagian informasi mengenai bus yang bisa membawa kami ke hotel. Sampe di hotel yang ternyata dikelilingi banyak tempat makan enak, kami baru mikir besok mau ngapain!

Ya begitu lah.. Namanya juga jalan-jalan. ๐Ÿ˜†

Penang! Yay!

Gadget

Cinta Pada Putaran Pertama

Jadi, Sabtu tanggal 1 Februari kemarin, saya diundang oleh Female Daily untuk hadir di acaraย FD Beauty workshop. Belajar dandan gitu lah ceritanya. Hehehehehe.. :mrgreen: Lha kok acaranya ternyata didukung sama OPPO yang hari itu memperkenalkan produk terbaru mereka, OPPO N1. Lalu saya jadi mempertanyakan ke-perempuan-an saya, karena saya jadi lebih pengen ngutak-ngatik si OPPO N1 itu ketimbang memperhatikan belajar dandannya. Bhahahahahak.. ๐Ÿ˜†

SavedPicture-2014212134232.jpg

ngetest OPPO N1!

Jalan-jalan, keren!

Jalan-jalan Singapore: MINT Museum of Toys

Saya menemukan MINT Museum of Toys ini terletak di antara ruko-ruko di belakang Hotel Raffles beberapa waktu yang lalu. Hampir tidak terlihat karena dari luar lebih mirip toko ketimbang museum, karena sebelum masuk ke dalam, kita harus melewati sebuah cafe kecil. Cafe ini harusnya ada di rooftop, tapi pada waktu saya datang kemarin sedang direnovasi sehingga cafe-nya dipindah ke bawah.

MINT

Di dalam, saya disambut seorang Ibu-ibu ramah yang nampaknya memang menjaga bagian depan museum ini yang yang mierupakan bagian tempat beli-beli mainan nostalgia (tapi dihargain mahal), sekaligus tempat beli tiket masuk ๐Ÿ˜† Beliau menjelaskan sedikit mengenai museum ini dan menyarankan saya untuk memulai dari lantai yang paling atas (lantai 5) untuk melihat-lihat koleksinya dan lanjut tiap lantai sampai turun ke bawah.

koleksinya seru!

Berbagi

Tulang yang Sehat Itu…

Gara-gara tulisan soal kesehatan tulang kemarin itu, saya iseng nge-check kadar kepadatan tulang saya minggu lalu. Pengen tau. Ya kali kan butuh tambahan kalsium. Sini sudah sering banget sakit bahu soalnya. Hasilnya ternyata masih normal tuh! *joget-joget*

SavedPicture-2014128202841.jpg

Jadi, kalo suka tiba-tiba punggung sakit gitu ya emang pegel aja kayaknya sih. Tasnya beneran berat. Kemarin juga sempet nimbang pake pengukur tas bagasi kalo mau travelling, tas yang biasa saya bawa beserta isi-isinya yang saya photo kemaren itu beratnya adalah 3,42 KG. BOOOOK! TIGA KILOOOOOOโ€ฆ Beuh! Ya berat sihโ€ฆ ๐Ÿ˜†

Nah, kalo saya terus-terusan suka bawa tas berat kayak gitu, apa iya hasil tes kepadatan tulang saya bakal terus-terusan hasilnya normal juga? Mana suka minum kopi, kadang-kadang insomnia kumat, tiap hari kerjaan kebanyakan duduk, baik di depan computer atau lagi nyetir, trus olahraga cuma seminggu sekali, itu pun kalo ngga ujan. Hihihihi :mrgreen:

jadi gimana menjaga tulang yang sehat?

movie freaks

Vio dan Dinosaurus

SavedPicture-201412322239.jpg

Vio lagi suka sama dinosaurus. Gara-gara kemaren dibeliin buku ensiklopedia pintar dinosaurus sama Om-nya. Bukunya tiap hari dibuka, sok-sok baca padahal belum bisa. Gambar dinosaurusnya diperhatiin satu-satu. ย Karena dia belum bisa baca, jadilah tiap malem saya ngebacain isi si ensiklopedia itu sebelum tidur.ย Kalo lagi gatel pengen tau, saya ditanya-tanya mulu berdasarkan gambar.ย Kenapa dinosaurus yang ini cuma makan rumput, kenapa t-rex giginya tajem, kenapa dinosaurus yang ini bisa terbang, kenapa ini, kenapa itu. Semua jawaban saya direkam di-memory-nya dia. Jadi kalo pas ada orang, dia pamer kalo dinosaurus tuh begini begitu, sambil nunjuk-nunjuk bukunya. Padahal dia ga bisa baca, cuma tau dari saya doang. Hih! *jitak* Tapi gitu saya jadi ngga bisa jawab asal-asal deh.. ๐Ÿ˜†

Pada suatu sore, gara-gara dia (lagi-lagi) dibeliin figurin dinosaurus sama Om-nya, sambil memandangi si dinosaurus ditangannya, tiba-tiba Vio nanya dengan pertanyaan maha penting ini: “Bu, dinosaurus kalo pup gimana?”ย Lhaaaa… Terus saya mesti jawab apa ini? ๐Ÿ˜†

Masalahnya, hubungan Vio sama Dinosaurus ini semacam love hate relationship. Dia suka banget baca bukunya, main mainannya, tapi kalo pas ada acara dinosaurus-dinosaurus di suatu channel tipi itu dia ga suka. Pas kapan tau filmnya main di bioskop juga Vio ngga mau nonton. Pokoknya dia ga suka kalo dinosaurusnya gerak-gerak gitu.ย Serem katanya. ๐Ÿ˜

dinosaurus!