can't get this out of my head, Jalan-jalan, keren!, Kumpul-kumpul

Jalan-jalan Jepang: Kobe City, dari Gunung ke Steak

kobe-818395_1280
Kobe Port

Diingetin Timehop kalau tepat setahun yang lalu saya lagi jalan-jalan ke Kobe bareng Goenrock, dengan cita-cita makan steak daging Kobe yang tersohor (dan mahal) itu. Karena… kapan lagi kan yaaaaa. ūüėā Kobe prefektur¬†merupakan sebuah kota di Teluk Osaka di central Jepang. Kota ini dikenal dengan the signature marbled¬† meat dan pemandangan pegunungan yang membingkai pelabuhan.¬†Tapi ya masalahnya kemaren ke Jepang itu pas akhir musim dingin di mana angin dan cuaca lagi jahanam. Suhu 11 derajat celcius tapi feelnya 3 derajat celcius. Niat berangkat pagi-pagi, tetep aja berangkat kesiangan. Osaka ke Kobe sendiri deket sih, cuma sekitar setengah jam-an gitu. Tapi ya ngapain kan ke Kobe cuma mau makan steak doang. Sekalian piknik lah.

piknik ke Kobe!

Jalan-jalan, keren!

Jalan-jalan Jepang: Berburu Ninja di Iga

Jadi pas kita nyusun itinerary, ada yang usul “liat ninja dong!”. Wah iya, masak udah jauh-jauh ke Jepang ngga ketemu ninja sih. Hahahahaha. Pergi lah kita ke Iga, sebuah kota di prefektur Mie di mana terdapat Museum Ninja. Tepatnya Ninja Museum of Iga-Ryu. Sekitar 2 jam perjalanan dari Osaka menuju Iga ini.

Screen Shot 2017-05-19 at 9.55.12 PM
di depan tempat Ninja Show

rendezvous with ninja!

Jalan-jalan, keren!, Kumpul-kumpul

Jalan-jalan Jepang: Ghibli Museum

Screen Shot 2017-05-03 at 3.07.51 PM

Saya lupa tepatnya perkenalan saya dengan Ghibli ini. Sudah lama sekali. Awalnya tentu saja Tonari no Totoro alias¬†My Neighbor Totoro. Film Ghibli pertama yang saya tonton. Pada waktu itu saya mendapati diri saya terhipnotis gambar-gambar di TV saya. Saya merasa ada di dunia yang seharusnya di mana kita hidup dan tinggal, bukan dunia yang kita tempati.¬†Sebuah film tanpa penjahat, tanpa adegan perkelahian, tanpa orang dewasa yang jahat, tanpa pertengkaran antara anak-anak, ¬†tanpa¬†monster menakutkan dan tanpa¬†kegelapan sebelum fajar. Sebuah dunia yang,¬†…. eeeeng apa ya…, jinak(?). Sebuah dunia di mana kita bisa bertemu dengan makhluk aneh yang menjulang di hutan, dan kita bisa meringkuk di perutnya kemudian tidur siang. Ya kira-kira begitu kesan pertama saya menonton My Neighbor Totoro.

Perkenalan kedua dengan Ghibli adalah Hotaru no Haka alias Grave of the Fireflies, yang sukses bikin saya nangis-nangis di depan TV sampe ngga nafsu makan dua hari saking ngga habis pikir kenapa orang-orang bisa begitu kejam gara-gara perang. Bhahahahahak. Ya gitu lah kira-kira. Karena setelah itu saya kemudian rajin berburu film-film Ghibli lainnya, besutan Hayao Miyazaki dan Isao Takahata. Tapi film-film Takahata ini entah kenapa lebih dark dibanding buatan Miyazaki.  Ya contohnya di Grave of the Fireflies itu. Tapi dua-duanya oke sih.

main ke Museum Ghibli!

Jalan-jalan, keren!, Kumpul-kumpul

Jalan-jalan Japan: Persiapan Ke Jepang

Yang follow saya di sosmed pasti tahu kalau saya baru pulang dari Jepang dua minggu yang lalu. Dan sampe hari ini masih gagal move on. Masih pengen ke Jepang lagi, Ya Allah. *kemudian amin yang kenceng*

Begitu saya nyampe Jakarta lagi, saya banyak dapet message, email, DM apa lah nanya-nanya soal Jepang, mulai dari itinerary sampe soal makan. Duh, makan aja pake nanya. Bhahahahahahak. ūüėā

Ya udahlah, dari pada saya jawab satu-satu, tulis di blog aja. Kalo ada yang nanya lagi kan tinggal nyodorin link blog. *ihik*

Jadi apa tips & tricks traveling ke Jepang sebelum berangkat?

Persiapan jalan-jalan ke Jepang!