can't get this out of my head, just a thought, ngga jelas

Coklat Vanilla

Mereka berjalan beberapa meter di depan saya, tampaknya saling berpegangan tangan. Percakapan mereka sungguh menarik, dan saya bisa mendengar semua yang mereka katakan meskipun saya tidak benar-benar niat untuk mendengarkan percakapan mereka. I’m not spying on them as well… cuma kebetulan berjalan ke arah yang sama saja.

Mereka berhenti di depan sebuah toko es krim. Ntah kenapa saya tidak bisa melarang otak saya untuk berpikir “tawarin pacar mu sesuatu dari situ, be a gentleman!”. Aduh otak saya sungguh nakal! 

Tapi toh ternyata si laki-laki memang memutuskan mengajak perempuannya masuk ke dalam toko itu. Saya tersenyum dan bertepuk tangan diam-diam di balik kantong cardigan saya. Saya tidak lagi bisa mendengarkan apa yang mereka perbincangan ketika saya melintasi toko es krim yang sama kecuali satu kata “mau coklat atau vanilla?“.

ada apa dengan coklat dan vanilla?

ngga jelas

Well, Cuma Akhir Tahun kok…

Hari terakhir di tahun 2010. Begitu lah yang tertulis oleh banyak teman di beberapa garis waktu perangkat sosial media saya pagi ini.

Yes, ini hari terakhir. Lalu kenapa? hihihihi.. :mrgreen:

Buat saya, saya senang tahun ini segera berakhir. It’s been a good one, but it has been absolutely full with running from one thing to the other and major transitions. I’m ready for 2011.

So, Selamat Tahun Baru ya semua… 


At the end of the day you’re another day older
And that’s all you can say for the life of the poor
It’s a struggle, it’s a war
And there’s nothing that anyone’s giving
One more day standing about, what is it for?
One day less to be living.
(At The End of The Day – Les Miserables)

Curhat Colongan, Dodolz, ngga jelas

Safe or Sorry?

It’s better safe, or sorry?

Sumpah, susah bener menjawab pertanyaan itu. Ada moment-moment di mana saya memilih “selamat” dari pada “menyesal”. Tapi ada pula yang namanya “taking a risk“. Saya pernah mengajukan satu pertanyaan retoris di twitter : What is worse – Making a big mistake in life, or living the rest of your life saying “if only“? Kebanyakan sih merespon dengan living the rest of your life saying “if only.” Kenapa bikin kesalahan terbesar dianggap lebih baik? Rata-rata menjawab, karena “kesalahan” cenderung termaafkan seiring dengan berjalannya waktu kita memperbaikinya, tapi “menyesal” – ya seperti pertanyaan saya itu – bisa seumur hidup mempertanyakan “kalau saja”. Well, that’s what it’s call : taking a risk.

so, it’s better safe or sorry?

Curhat Colongan, lagi mellow, ngga jelas

So, What’s Your Story?

There’s always a story about a “hero” running away with the “heroine”.

Selalu.

Tapi kenapa ngga ada cerita tentang orang-orang yang ditinggalkan?

Ya mungkin,….

Karena peran ekstra tidak akan menjadi pusat perhatian.

karena peran ekstra bukanlah orang dalam sorotan.

Bahkan dalam Kehidupan.

….

….

So, go and make your own story, will ya?