Brainstroming ajah!, just a thought, Kumpul-kumpul

Air Mancur Pesona Monas

Tau Song of The Sea? Itu pertunjukan Air mancur dan laser lengkap dengan atraksi yang ada di Sentosa Island. Kalo lagi ke Singapura, entah untuk urusan apa pun, saya selalu menyempatkan diri menonton atraksi itu. Soalnya saya suka banget!

song of the sea

Dua tahun yang lalu, waktu jeng-jeng asia tenggara sampe ke Phuket Thailand, saya menemukan pertunjukan berjudul Water Fountain Show di sebuah mall di sana. Hampir mirip dengan Song of The Sea, cuma lebih kecil dan tidak ada atraksi. Tapi keren, dan gratis pula!

water fountain

Sehabis acara jeng-jeng tersebut partner in crime dari balita yang nemenin saya jalan-jalan tiba-tiba berkata “Chi lo ngerasa dosa ga bolak-bolak nonton song of the sea, bela-belain balik lagi ke jungceylon cuma buat nonton water fountain, tapi elo belum pernah nonton acara yang sama di Monas?” Dang! Saya tertohok. Monas? Di Jakarta? Saya warganya.. tapi belum pernah ke sana. Saya bahkan tidak tahu ada acara air mancur yang sama di Monas. Shame me!!!

Lalu?

iseng!, Kumpul-kumpul, ngga jelas

sem[b]arangan

Disclaimer: postingan panjang dan penuh photo. Fakir benwit harap berhati-hati.

Weekend minggu kemaren, seperti yang sudah ternyata di sini, saya dan beberapa rekan blogger dari Jakarta – hubby dan vio tentu saja, Chika, Niken, Ina, Dilla, Imam dan Ichanx pergi ke Semarang untuk menghadiri resepsi pernikahan Fany dan Yudis. Kami berangkat hari jumat malam menggunakan Sriwijaya Air. Sesampai di Semarang, surprise kami dijemput langsung oleh kedua mempelai yang telah melangsungkan akad nikah Jumat paginya *peluk-peluk Fany dan Yudis*

jalan-jalan di Semarang…

Dodolz, iseng!, Kumpul-kumpul, ngga jelas

Perjalanan

Beberapa waktu yang lalu si bos menyuruh saya melakukan perjalanan dinas. Tsaaaaah.. perjalanan dinaaaas!!!  Biasa memang, hanya saja saya sudah lama tidak melakukannya. Sejak saya hamil dan melahirkan tahun lalu ntah kenapa si bos agak segan menyuruh saya melakukan perjalanan dinas. Perjalanan dinas terakhir saya adalah Desember 2007 ketika menghadiri World Conference on Climate Change di Bali. Setelah itu perjalanan saya hanya seputar Jakarta… hihihihi

RUPS pagi itu, ntah angin apa yang membawa si bos memasukan nama saya ke dalam anggaran dasar perusahaan. Dan pagi  – subuh lebih tepatnya – berikutnya, saya telah berada di dalam sebuah pesawat yang membawa saya menuju kota Makasar untuk menghadiri sebuah meeting di salah satu Bank di kota itu. Perjalanan dinas kali ini kembali mengingatkan saya bahwa iPod, buku bacaan yang terlihat serius, dan berkas-berkas pekerjaan masih merupakan senjata yang cukup ampuh – ketika harus pergi sendiri – untuk mengusir om-om gendut riwil sok tau yang dengan ngototnya menuduh saya masih mahasiswa dan tidak percaya bahwa saya menuju makasar untuk meeting.

perjalanan kali ini

Brainstroming ajah!, just a thought, Kumpul-kumpul

Jawaban Boediono

Boediono

Ini lah enaknya jadi blogger… ketika blog-blog dan status fesbuk banyak membicarakan mengenai Pak Boediono yang neolib, eh ternyata kita dapet kesempatan nanya-nanya langsung dengan beliau. Jadi lah bertempat di halaman kantor Dagdigdug langsat dan Wetiga, Pak Boediono dengan santun menjawab semua pertanyaan-pertanyaan para blogger riwil malam itu :mrgreen: dan bisa dibilang tanpa kampanye sama sekali…

apa jawaban Pak Boediono

Dodolz, iseng!, keren!, Kumpul-kumpul

Yes It’s True… Jamiroquai rocking!!

Disclaimer: Posting panjang dan banyak photo loooh.. harap berhati-hati hohohoho

jamiroquai-1

Yes.. hari Rabu tanggal 8 April  2009 kemaren saya memang nonton Jamiroquai Yes It’s True Live in Concert di Sentul City Convention Center. Agak lucu mengingat sejarah panjang saya bisa nonton konser ini. Pertama kali dengar Jamiroquai mau konser di Indonesia adalah beberapa hari menjelang Java Jazz Festival kemaren. Wooow!  Saya langsung melonjak kegirangan. Gimana ngga.. I’m the big fan of Jamiroquai since 1992 ketika pertama kali mereka tampil dengan single When You Gonna Learn. Sempet ikut fans clubnya waktu masih SMA… (hanjritoooz!  fans cluuub.. mwahahahahahaq ), dan makin jatuh cinta dengan gaya petakilannya di video clip Virtual Insanity di tahun 1996. Jadi.. jadi.. nonton Jamiroquai live is like a dream come true!!!! Tapi waktu itu masih sempat meragu akan kepastikan jadinya konser mengingat konser akan dilaksanakan pada tanggal 8 April 2009 which is hanya sehari menjelang Pemilu legislatif. Waduh!!! Saya pun mengendurkan niat menonton konser itu, tapi tetap terus memantau situs konser Jamiqouai. Dua minggu menjelang konser, masih belum ada tanda-tanda konser akan jadi. Sama sekali tidak ada iklan, gembar-gembor… bahkan ticket box pun hanya ada di Simprug di kantor Java Festival Production. Menjelang awal bulan April, tiba-tiba di situs itu terpasang photo Jay Kay bersama Direktur JFP dengan tulisan 100% jadi manggung!!! Woo hoo!! Saya kembali melonjak-lonjak kegirangan. Sejak hari itu langsung terpasang nama-nama ticket box tempat di mana bisa membeli tiket. Tapi niyat saya kembali kendur demi melihat harga-harga tiketnya. Gilak! Mahal banget!! Bahkan penyedia Kartu Kredit saya pun hanya memberi diskon 15% untuk setiap tiket yang dibeli. Masih termasuk mahal untuk ukuran saya. beuh!!

Ketika menimbang-nimbang untuk membeli tiket atau tidak, tiba-tiba Tata memberitahu saya bahwa ada diskon khusus untuk pelajar dan mahasiswa untuk membeli tiket. Ga tangung-tanggung, diskonnya 60%!! Saya segera mencari pinjaman kartu mahasiswa.. hihihihi.. Dengan membajak Irma, teman sekantor saya yang masih punya kartu mahasiswa, saya pun bela-belain menuju Simprug untuk membeli tiket. Meskipun pulangnya nyasar jauh banget!!! mwahahahahahahahahaq!!!

woo hoo! nonton Jamiroquai…