Brainstroming ajah!

Kelaparan di Negeri (yang katanya) Agraris ini…

Pagi ini, ketika menelfon ke salah satu rumah saudara menanyakan sesuatu, seorang keponakan dengan semangat riang gembira bercerita bahwa dia (dan sejumlah teman-temannya) kemaren berhasil ngerjain seorang teman yang sedang berulang tahun dengan mengikatnya di tiang bendera di lapangan sekolahnya dan melempari temannya itu dengan 2 kilo telur, satu kantong tepung terigu, ditambah minyak goreng dan sebotol kecap. Keponakan saya itu umurnya sudah 16 tahun, bersekolah satu sekolah swasta elit nan kapitalis yang masuknya aja sama dengan biaya saya sampai lulus kuliah S2.

Saya miris mendengarnya. Tidak tahu kah dia bahwa di bagian Indonesia sebelah sana ada ibu hamil dan dua orang anaknya yang lain meninggal karena kelaparan, bahwa di bagian Indonesia lainnya ada yang kekurangan gizi alias menderita gizi buruk karena susah makan, atau – apabila lokasi-lokasi tersebut terlalu jauh untuk sampai di telinganya – di perkampungan belakang rumahnya itu banyak warga yang rela ngantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan sekian liter minyak tanah untuk memasak.

Continue reading “Kelaparan di Negeri (yang katanya) Agraris ini…”

Brainstroming ajah!

Katanya Jalanan di Jakarta….

mime-attachment.jpeg

Gambar kiriman seorang teman. Lebay sih sebenernya menurut saya , lagian bukan kejadian di Jakarta juga. Tapi kalo baca berita disini dan disini, bukan ngga mungkin bakal kejadian juga di Jakarta. Laaaah jumlah jalan rusaknya aja tambah banyak, trus mau bikin berapa spanduk untuk peringatan itu. Belum jalan rusak itu katanya malah bikin pungli tambah naik. Bukannya bikin spanduk berarti keluar biaya juga, then kenapa ngga sekalian benerin aja sih jalannya.

Continue reading “Katanya Jalanan di Jakarta….”

Brainstroming ajah!, Dodolz

Khusus Busway… yang lain Dilarang Masuk!

traffic_car_cartoon.jpg

Kalo baca berita disini nih, katanya mulai hari ini kendaraan lain di luar TransJakarta ngga boleh masuk ke dalam jalur busway. Katanya juga sih sterilisasi itu diharapkan dapat mengembalikan tujuan awal diciptakannya sistem transportasi umum massal yang aman, nyaman dan cepat. Soalnya katanya juga sejak diluncurkan daya tarik angkutan massal ini menjadi tidak menarik karena ikut terjebak kemacetan dan operasionalnya terganggu.

Padahal sih, kalo dari obrolan ma temen-temen pengguna bus TransJakarta itu, penyebab mereka males naek bus TransJakarta adalah ngga ada kepastian jam berapa itu bis dateng nyampe di halte (selain kepastian berapa lama mereka bisa nyampe tempat tujuan), dan jumlah armada TransJakarta yang ngga memadai itu juga. Udah lama-lama nunggu di halte eeeh begitu bus nya sampe penuh nya udah amit-amit cabang bajaj. Boro-boro bisa naik, liatnya aja eneq. Kalo udah gitu, perjalanan yang harusnya cepet jadi malah semakin lama gara-gara bus penuh itu. Jadi lah rata-rata lebih memilih naik kendaraan pribadi lageeeeh. 

Continue reading “Khusus Busway… yang lain Dilarang Masuk!”