iseng!, lagi mellow, ngga jelas

Lesson Learned #2

Saya telah belajar

bahwa saya tidak perlu punya jawaban atas setiap pertanyaan

seperti contohnya apa yang telah saya khawatir hampir separuh hidup saya : akan jadi apa saya? apa yang akan saya lakukan di masa datang? Apa yang akan saya suka kerjakan nantinya?

well, hari itu akan datang

dan sampai hari itu datang, saya tahu, bahwa saya akan baik-baik saja..

ket photo: minjem di sini.

Dodolz, ngga jelas, Satir

Promosi Menyebalkan

Saya ngga ngerti kenapa Telkomsel akhir-akhir ini sering mengirim spam SMS menyebalkan. Yah kalo sekedar SMS promosi biasa masih bisa lah saya cuekin, asal ga spam kirim SMS sampe berkali-kali dalam sehari kayak XL jaman dulu.

SMS yang saya screen shoot di atas itu terus terang nyebelin dan bikin keki. Udah lah saya dipaksa menerima RBT yg belum tentu saya suka atau ngga, begitu saya kirim konfirmasi menolak, eh saya masih disuruh bayar biaya SMS-nya. Parah! ๐Ÿ˜ˆ

Untungnyaย  SMS itu saya baca dengan seksama, ngga saya cuekin kayak sebelum-sebelumnya. Bayangkan kalo saya pas ndak merhatiin isinya, itu RBT terpasang dengan manisnya di nomor saya, dan saya dipaksa membayar untuk RBT yang tidak saya nikmati sendiri pula.

So, hati-hati menerima sms promosi dari operator langganan sampeyan. Mohon baca dengan seksama. Ada perampasan pulsa jenis baru ternyata! ๐Ÿ˜ˆ

Well Telkomsel, sebagai pelanggan pasca bayar yang sudah sepuluh tahun lebih, terus terang saya kecewa sangat dengan promosi jenis ini. Menyebalkan! ๐Ÿ˜ˆ

Curhat Colongan, lagi mellow, ngga jelas

It Ain’t Over till It’s Over


T.S. Eliot pernah menulis begini:

โ€œWhat we call the beginning is often the end. And to make an end is to make a beginning. The end is where we start from.โ€

Satu kalimat yang pernah saya baca dan langsung menempel di benak saya kala itu: kalimat Eliot tersebut seperti menggabungkan antara keputusasaan dan harapan, tetapiย  tanpa sebuah win-win resolution. Kalimat yang sempat membuat saya berpikir, bukankah memang itu lah hidup ini seharusnya? Bukankah setiap menit akan berakhir dan menjadi awal dari sesuatu yang lain, fase lain dalam hidup kita, atau malah kita yang lain?

life goes on ๐Ÿ™‚

Dodolz, iseng!, ngga jelas

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

(Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Damono)

Ket Photo:

Suatu hari di awal Juni, di Sapu Lidi Bandung. Saya tabah kok ga bisa photo-photo di sana karena hujan, dan cuma bisa memotret si hujan itu sendiri