ngga jelas

Kartu Valentine itu…

20120214-104612.jpg
kartu-kartu Valentine yang siap dikirim

Gara-gara muter-muter di Gramedia minggu lalu, mata saya tertumbuk pada deretan kartu-kartu ucapan lucu warna-warni cerah ceria. Lalu tiba-tiba ada sebentuk bohlam bersinar-sinar di atas kepala saya meneriakan ide “pengen ngirim-ngirim kartu valentine ah!”. Hahahaha.. 😆 Ide spontan tersebut segera saya umumkan di twitter. Mereka yang pengen saya kirimin kartu valentine, saya minta untuk men-DM alamat masing-masing. Tercatat ada 10 alamat masuk. Lumayan.. :mrgreen:

berkirim kartu Valentine..

Berbagi

HOPE!

Took this picture while stuck in traffic jam in Nusa Dua Bali for ASEAN Summit last November 2011. I saw this group of primary school students standing on the road side waving the flag when I realized they were waiting for our dear Mr. President passes the street to the location of ASEAN SUMMIT. They are really patiently waiting though the day was blazing hot. Hope that Mr. President would turn his eyes to see them, this nation next generation.
Kumpul-kumpul

Simple Plan that Simple

20120126-192203.jpg

Iya, ini cerita soal nonton konser Simple Plan yang bertajuk Get Your Heart On! di Istora Senayan minggu lalu. Berawal dari tawaran KapanLagi.com untuk live tweet konser tersebut dan saya iya kan, jadi lah saya, Chika, Alle, Icit, Umen dan Ifan – yang juga dapat tiket dari KapanLagi.com – rame-rame mendatangi istora.

Seperti nama band ini, rencana kami untuk menonton konser ini juga begitu awalnya. Mulai dari parkir di (f)X karena takut ga bisa parkir di istora, kumpul di Ya Kun Faya, trus jalan ke Istora, nonton konser, balik lagi ke (f)X, trus pulang deh.

Simple banget kan? 😆

Maka itu lah, saya dan Chika dengan pede jaya parkir di (f)X, nunggu peserta lengkap trus jalan ke Istora. Begitu sampe Istora, JENG JENG.. parkirannya sepi! Bhahahahahak.. Sementara mobil sudah dengan manisnya terparkir di (f)X. Mau balik lagi udah males. Ya sudahlah, jalan terus.

Continue reading “Simple Plan that Simple”

Berbagi

The + Project : Livable City

Apa yang ada dibenak kamu apabila saya menyebut Livable City alias Kota Layak Huni? Lingkungan dan udara yang bersih? Fasilitas transportasi umum yang layak? Fasiltas pendidikan yang memadai? Fasilitas kesehatan yang terjangkau? Terdengar seperti sebuah kota yang bukan Jakarta, pastinya.. 😆 Ngga usah pake penelitian canggih, secara kasat mata semua warga bisa melihat kalo kualitas udara dan air di Jakarta ini sungguh lah tidak sehat. Udara tercemar polusi karbondioksida dan air tanah yang berwarna hitam, bau dan tercemar bakteri e-coli, gimana juga mau sehat?

kota yang layak huni itu…