Jalan-jalan Belitung: Islands Hopping

Mau ngapain weekend ini? Islands hopping di Belitung gimana?

Kalau lagi cuaca bagus, “lompat-lompat” antar pulau-pulau kecil di seputaran pulau Belitung ini adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Kalau cuaca mendung, biasanya perahu-perahu yang digunakan untuk kegiatan “lompat-lompat” ini ngga mau jalan. Dari pada kenapa-kenapa kan. Masalahnya cuaca bagus atau ngga ini kayaknya tergantung amal dan ibadah masing-masing. Hehe. Hehe. Ngga ding. 😜 Menurut lokal guide waktu saya ke sana kemarin, kalau memang mau islands hopping paling aman datang ke Belitung adalah antara bulan Maret sampai dengan bulan September. Di luar itu, cuaca biasanya ngga stabil. Jadi kadang bisa berangkat kadang ngga. Saya kemarin ke Belitung bulan Oktober dan beruntung bisa berangkat islands hopping. 😁

Rombongan saya start jam 9 dari Pantai Tanjung Kelayang yang hari itu lagi dipenuhi oleh kapal-kapal yacht bule-bule dalam rangka Belitung Sail. Beruntung cuaca cerah. Sambil menunggu kapal yang akan membawa kami siap, saya berkeliling di pantai. Tapi ngga banyak sih yang bisa di-eksplore ternyata.

Pulau pertama yang disambangi adalah Pulau Kepala Burung. Di sini kami ngga turun, hanya bisa mengambil gambar dari jauh karena kapal tidak bisa mendekat. Bulan itu adalah musim hujan sehingga air laut sedang pasang. Pulau berikutnya yang seharusnya dikunjungi adalah Pulau Gosong alias Pulau Pasir. Pulau ini juga occasional karena hanya bisa ditemukan jika air sedang surut. Karena kemarin pulau ini tidak terlihat, jadilah kami meneruskan ke pulau wajib kunjung di kegiatan islands hopping ini yaitu Pulau Lengkuas.

Pulau Kepala Burung

Kenapa pulau ini wajib kunjung? Karena di sini lah tempat di mana mercusuar yang suka disebut-sebut itu berada. Dan kalian wajib banget naik ke atas. Kalo kuat. 18 lantai aja kok. Cemen lah. πŸ˜…

Selain naik ke mercusuar, apa lagi yang bisa dilakukan di sini? Snorkling. Katanya Bagus. Tapi saya kemarin ngga sih. Karena lagi musim hujan dan cuaca gampang banget berubah, saya memutuskan ngga snorkling saja. Serem keasikan lalu tiba-tiba mendung dan malah ngga bisa pulang kan ngga asik. πŸ˜‚Β Jadi kalo ngga snorkling, ngapain? Duduk-duduk aja menikmati suasana sambil minum es kelapa muda yang seger banget di situ. Tapi inget, untuk duduk di warung-warung itu, beli minuman/makanan atau ngga, kamu tetap dikenai charge duduk sebesar 5000 rupiah. πŸ˜‚

Beranjak dari Pulau Lengkuas, kami mampir ke Pulau Batu Berlayar. Dinamakan Batu Berlayar karena ada 2 batu raksasa yang berdiri vertikal, membentuk ibarat layar kapal. Karena hanya bisa didatangi sewaktu surut, pasir di pantai ini sangat halus. Dan kalo beruntung bisa ketemu bintang laut lucu-lucu. Asal jangan dipegang yaaaa… Kasian.

Terakhir dari Pulau Batu Berlayar kami mampir ke Pulau Gede Kepayang. Harusnya sih di sini ini kami makan siang. Cuma karena belum pada laper dan lebih tertarik photo-photo, jadi lah kami cuma photo-photo aja dan memutuskan ngga berlama-lama di situ, karena ngga lama sampai di sana kok tiba-tiba mendung.Β Kami pun memilih untuk segera pulang dan makan di kota Belitung saja. Hahahahaha. πŸ˜…

Advertisements

10 thoughts on “Jalan-jalan Belitung: Islands Hopping

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s