can't get this out of my head, Curhat Colongan, Dodolz

Pada Akhirnya

Pernah, suatu ketika, saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri… jika kita ini telah ditakdirkan akan menuju suatu akhir, kenapa ya kita selalu terganggu dengan apa yang sedang kita lakukan atau dengan apa yang sedang berusaha kita raih?

Namun kemudian saya menyadari -seperti yang saya pernah bilang juga kepada seseorang di masa lalu- bahwa takdir, destiny,… adalah apa yang saya buat… Jalan apa pun yang saya pilih itu takdir saya, my destiny. Itu juga kenapa hidup ini adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah destination.

Continue reading “Pada Akhirnya”

can't get this out of my head, Curhat Colongan, Dodolz

Ironic

Huwaaaaaaaaah… akhirnya… akhirnya…

Setelah seminggu lebih saya tenggelam hampir gila dalam kesibukan menggila teramat sangat gara-gara mau financial closing satu project, hari ini otak saya baru bisa dipakai berpikir kembali dengan normal… hihihihi *hiperbola mode: on*

dan gara-gara otak yang sudah bisa berpikir kembali, ngga tau kenapa lagu lawas punya Alanis Morissette yang judulnya saya pake buat judul posting ini bolak-balik melintas di dalam otak saya.

“Well life has a funny way of sneaking up on you
when you think everything’s okay and everything’s going right
and life has a funny way of helping you out
when you think everything’s gone wrong and
everything blows up in your face”

Continue reading “Ironic”

can't get this out of my head, Dodolz

“ditampar” John Mayer

ccc0033.gif

Jadi legal counsel itu emang dari dulu dianggap “keranjang sampah”, yang harus mampu menerima segala curhat, makian dan sumpah serapah dari petinggi-petinggi yang panik, berharap dapat menemukan sebuah jawaban dari saya, bukan jawaban yang menenangkan emosi, tetapi jawaban yang membenarkan segala sumpah serapah itu … dan memenangkan, tentu saja. D’oh!

Setelah seharian kemarin dan sampai siang ini membereskan masalah dengan calon lender yang ngambek (beeeeuh… ada siiih dengan kedudukan seperti itu masih ngambekan! heran!), yang sebenernya bukan saya yang bikin mereka ngambek tapi petinggi-petinggi itu juga, saya capek!! Capek otak, capek fisik, capek hati.

Continue reading ““ditampar” John Mayer”

can't get this out of my head

Love You Inside Out

Tau lagu ini sebenernya dari jaman saya kecil gara-gara almarhum Papa pengemar Bee Gees, and terus terang emang saya lebih suka versi nya Bee Gees dari pada versi baru yang dinyanyiin sama Feist. Ngga tau kenapa suara nya si Gibb bersaudara itu lebih pas di telinga saya ketimbang suara nya Feist… Apa karena doktrinisasi dari kecil itu ya? Hahahahaha 😀

Dan… lagu ini selalu ada di urutan nomor satu playlist iTunes saya minggu ini… Ngga tau sampai kapan… Sampai saya posting lagu berikutnya kayaknya… hihihihi 

Honestly, can’t get this out of my head!!

Continue reading “Love You Inside Out”