Brainstroming ajah!, Curhat Colongan

Tentang Melukis

Apa sih sejatinya melukis?

Menurut Wikipedia, Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

Lalu, ada apa dengan melukis?

Continue reading “Tentang Melukis”

Brainstroming ajah!, keren!

Ikutan Yuks…

Gara-gara kemaren marah waktu Borobudur ngga masuk dalam nominasi 7 Keajaiban Dunia Baru, saya bertekad menominasikan Borodobur di situs penyelenggara itu untuk pemilihan tahun depan. Sejak saat itu, saya selalu dapet e-mail konfirmasi dari pihak penyelenggara apabila ada hal-hal baru di situs itu.

Nah tadi pagi, saya dapet email lagi dari panitia penyelenggara. Masih soal 7 Keajaiban, cuma kali ini berbeda dengan kriteria sebelumnya yaitu keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia, alias Nature.
Continue reading “Ikutan Yuks…”

Brainstroming ajah!, Curhat Colongan

bi·jak·sa·na

Beberapa hari ini, saat sedang blogwalking ke blog-blog tetangga, ada saja saya menemukan postingan mengenai ulang tahun. Entah itu si empunya blog sendiri yang ulang tahun, atau orang-orang terdekatnya yang ulang tahun. Ada posting yang singkat, ada posting yang berbunga-bunga penuh refleksi diri dan perenungan satu tahun ke belakangan, ada posting yang mellow banget, ada juga posting yang penuh dengan keceriaan dan hura-hura… Tapi sih inti-nya satu, berterima kasih dan bersyukur karena masih punya kesempatan hidup satu tahun sampai dengan hari itu, dan mudah-mudahan bisa sampai satu tahun lagi dan lagi dan lagi… Bukan begitu??

Saya sendiri selalu berusaha mengingat kapan teman-teman baik saya berulang tahun, dengan mencatatnya di reminder baik di hape maupun di komputer saya. Saya selalu berusaha untuk mengucapkan Happy Birthday untuk mereka. Ucapan templet lain setelah “Happy Birthday” itu adalah “Wishing You All The Best”. Hehehehe…
Saya jarang, bahkan hampir tidak pernah, mengucapkan “Semoga Panjang Umur”. Kenapa? Karena buat saya pertambahan umur itu berarti berkurangnya satu tahun kontrak hidup ini di dunia. Kontrak yang sudah di buat dengan Yang Maha Pencipta sejak awal. Ulang tahun berarti usia makin pendek, bukan makin panjang… Satu yang pasti sih, tambah tua!!!! Heuwheuwheuwheuw
Continue reading “bi·jak·sa·na”

Brainstroming ajah!, Satir

Tentang Hari Kartini

Disclaimer: Sumpah! Bukannya sok kaum feminis kalo saya bahas ini. Cuma gemessss!

Dulu waktu jaman eSDe sampe eSeMA, yang namanya peringatan Hari Kartini setiap 21 April itu ya hari dimana semua murid cewek disuruh pake kebaya dan konde. Dibarengin dengan segala kegiatan-kegiatan bersifat kewanitaan (dan berlangsung sampe saat ini juga). Liat aja undangan-undangan perayaan hari Kartini itu, baik itu peringatan di sekolah, di kelurahan, atau di instansi-instansi sampe gedung-gedung perkantoran, rasanya sudah jamak melihat segala lomba putri luwes, lomba masak, lomba merangkai bunga, lomba puisi dan lain-lain. Bahkan kalaupun lomba itu ditujukan untuk peserta pria, yang dilombakan juga kegiatan yang berhubungan dengan wanita.

Dulu waktu eSeMA, saya pernah mikir, apa sih tujuannya diadain acara-acara itu? Sekedar merayakan hari ulang tahun ibu Kartini kah? Secara 21 April memang hari lahirnya ibu Kartini. Tapi dengan segala pake kebaya, bersanggul, memasak, merangkai bunga? mewakili stereotipe peran wanita tradisional dalam keluarga di masa ibu kartini kah? Hanya itu? Trus selesai lomba-lombaan itu apa yang didapat? Sekedar hadiah atau piala, dan setelah tanggal 21 April lewat hal itu hilang begitu aja? Lalu kemana semangat Kartini yang sebenarnya? Rasanya kok wanita jaman sekarang kan semakin lama kayaknya semakin jauh dari tipikal wanita tradisional semacam itu. Wanita sekarang sudah menjadi super mom dengan segala keterbatasan, yang juga bekerja untuk menambah penghasilan keluarga (dan secara juga udah sekolah tinggi-tinggi gitu loooh), jadi guru les buat anak juga, jadi ahli ekonomi dan keuangan juga untuk kelurga, jadi juru masak juga… huaaaah…

Continue reading “Tentang Hari Kartini”