Review: Asus VivoBook S200

Hmmmm.. mau cerita soal Asus VivoBook lagi ah, mumpung lagi sering diutak-atik.😛

Jadi ya, udah hampir sebulan pake Asus VivoBook S200 ini, saya benar-benar terkesan sama portabilitasnya yang tinggi untuk ukuran sebuah ultrabook. Belum ditambah layar sentuhnya yang responsive banget. Kinerjanya juga oke karena didukung Intel Core i3-3217U 1,8 GHz, memori 4GB DD3, dan hard disk 500GB. So far sih ngga ada masalah dengan kebutuhan saya yang emang cuma buat nulis-nulis artikel, bikin-bikin presentasi dan sesekali main game yang ringan-ringan macam Angry Birds itu…:mrgreen: Dengan aspek rasio 16:9 dan resolusi 1366 x 768 pixel, ditambah kartu grafisnya (VGA) menggunakan chip Intel HD Graphics 4000, cukup untuk mendukung layar LED-nya menampilkan gambar, video, dan gerakan game dengan smooth. Untuk hiburan, Asus VivoBook S200 dilengkapi dengan performa audio SonicMaster yang suaranya cakep banget.

Angry BIrds
main Angry Bidrs di Chrome!
Pixar For The Birds
ada yang inget ini film apa?

Dan multitasking? Ngga masalah sama sekali!😀

multitasking FTW!
multitasking FTW!

Asus VivoBook S200 ini juga bener-bener sesuai dengan fitur “stylish mobility”-nya.  Dengan layar dan body yang terbuat dari polished alumunium, VivoBook S200 juga ramping dengan tekstur body setebal  303 x 217 x 20 mm dan layar 11.6” serta bobot 1.3 kg, bikin ultrabook ini ngga nyusahin buat dibawa kemana-mana. Ngga bikin bahu cepat pegal nenteng ultrabook ini di dalam tas. Jadi bisa “kerja” di mana-mana deh.😛

setipis ini lhooooo...
setipis ini lhooooo…

Asus VivoBook S200 ini juga ada dalam 3 pilihan warna hot pink – buat kamu yang pengen terlihat unyu, steel grey – yang ini elegant banget warnanya, dan luxury silver – kayak punya saya yang keren ini!:mrgreen:

warna asus S200

Mau?😛

16 thoughts on “Review: Asus VivoBook S200

  1. Hi Chichi, nice review. salam kenal ya, gue Patrick🙂 produk ini menarik ya , walau mungkin tidak bisa dipakai untuk hardcore user. mendengar reviewmu, maybe i plan to have it someday in the future. thanks!

  2. Untuk ukuran kecil, okelah, tapi masih belum memadai untuk ultrabook jika saya memang ingin ultrabook. prosesornya masih rendah, harddisk-nya juga belum solid state drive.

  3. makChic,…. (review yang) kau (buat ini) membuatku terpesonah😄
    etapi, aku ambil yang spec-nya di bawah punyakmu sih, bujetku limit soalnya. Tapi lumayan lah, buat end user kayak aku. Stylish, performa so far oke, ditambah OS WIndows8 legal yang udah dibenamkan, paslah buat ditenteng-tenteng. Dari sisi harga juga affordable, less than 5mio. Survey singkat sehari ke ambas dan kuncit, produk ini sold out!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s