#HongKongTrip : Journey has ended

warning: masih panjang dan banyak photo. tetep waspada. tapi bakal ada hadiah sih..:mrgreen:

Sebelumnya, silahkan baca postingan ini untuk tau kenapa saya bisa ke Hong Kong, postingan soal hari pertama dan postingan soal hari kedua.

Hari ketiga. Diawali dengan jalan-jalan ke Avenue of Stars. Iya, Avenue of Stars yang gagal saya datangi waktu kapan itu karena ga ketemu lokasinya..πŸ˜† Terletak di Tsim Sha Tsui Promenade, lokasi ini dibangun tahun 2004 dengan tujuan tribute untuk industri perfilman Hong Kong. Mirip kayak Walk of Fame yang ada di Hollywood sana. Bedanya di sini kebanyakan ya cap tangan bintang film Hong Kong, kayak Jackie Chan, Jet Lee dan sebagainya itu.. Jakarta kapan ya punya yang kayak ginian?:mrgreen:

Jalan-jalan di sepanjang Tsim Sha Tsui Promenade ini sebenernya ga cuma bakal ketemu sama Avenue of Stars, tapi juga ada deretan museum-museum keren kayak Space Museum dan Art Museum – sayang kemarin ga bisa masuk museum karena mereka bukanya jam 1 siang -, gedung konser, sampe Clock Tower-nya Hong Kong, sampe tujuan kami adalah naik Star Ferry dari Tsim Sha Tsui Pier sampe ke Central Pier, tempat gue sama Nath ngabisin waktu nunggu jadwal kereta ke bandara dulu.πŸ˜€ Naik Star Ferry ini tiketnya HK$2.50 untuk weekdays, dan HK$3 untuk weekend.

Sampe di Central, kami segera dibawa menuju ke sebuah lokasi bernama Hollywood Road. Sebuah daerah pertokoan yang banyak toko-toko antik. Entah kenapa pertokoan di sini perasaan saya lebih rapi ketimbang pertokoan yang kemaren-kemaren kami datangi. Menurut Carolus, daerah ini dinamai Hollywood Road karena dulu di sini adalah daerah tempat tinggalnya bule-bule dari Eropa terutama Inggris. Hmmmm… Padahal kan Hollywood itu di Amerika ya?πŸ˜› Menyusuri Hollywood Road, kami sampai ke sebuah toko aksesoris bernama Taka. Local designer accessories gitu lah, dan barangnya cantik-cantik! Dan yang keren, begitu tau kami adalah blogger dan akan menulis soal toko ini kami pun langsung dikasih diskon sampe 70%! Ih baik yaaaa… *kemudian panik pengen beli semua*πŸ˜†

16A Aberdeen Street, Central

Yang saya beli di Taka :

Puas mengacak-ngacak Taka, kami diajak makan siang dimsum yang katanya paling enak se Hong Kong! *woot* Suprisingly, tempat makan dimsum tersebut adalah kantin Islamic Centre yang ada di daerah Wanchai. Huwoooooow! Keren sekali!πŸ˜€ Jadilah kami makan siang sekalian sholat dzuhur di situ. Jarang-jarang bisa sholat di Mesjid selama di Hong Kong..πŸ˜†

5/F Masjid Ammar and Osman Ramju Sadick Islamic Centre, No. 40 Oi Kwan Road, Wanchai

Selesai makan, kami kembali meneruskan perjalanan ke daerah Causeway Bay menuju ke sebuah toko bernama Timbee Lo Shop. Toko aksesoris local designer juga. Bedanya kalo Taka tadi barangnya cantik-cantik, kalo di sini barangnya funky abis! So unique! Udah gitu satu item cuma dibikin satu, jadi ngga bakal ada yang nyamain lah!πŸ˜†

S106, 1/F, Causeway Place, 2-10 Great George Street, Causeway Bay

Yang saya beli di Timbee Lo :

gelang yang coklat, buat DitaπŸ˜€

Selesai dari Timbee Lo, Diana dan mamanya berencana ke Sogo, sementara saya pengen ngopi yang di-iya-kan oleh para cowok-cowok.πŸ˜† Tadinya pengen ke Starbucks sihπŸ˜† tapi kata Carolus mending ke warung kopi lokal karena Starbucks selalu penuh. Ho! Warung kopi ala Hong Kong. Boleh juga kan ya…:mrgreen: Jadilah sambil nunggu Diana selesai belanja di Sogo, saya, Mas Iskandar, Mas Harris dan Mas Syarif dibawa Carolus ke sebuah kedai kaki lima ala yang selama ini suka saya liat di film-film silat-nya Jackie Chan.πŸ˜† Serius, kalo ke sana ngga sama orang lokal bakal mati gaya. Β Yang jualan ngga bisa bahasa Inggris, trus di warung itu pun ngga ada satu pun terselip kata Inggris, semuanya China!πŸ˜† BTW, kopinya standar sih ya.. tapi roti butternya enak!πŸ˜€

Dari Causeway Bay, kami kembali ke daerah Tsim Sha Tsui untuk mengunjui sebuah toko – lagi-lagi local designer – bernama Chapel. Di sini lengkap sih, mulai dari yang murah sampe yang high-end pun ada. Lebih puas liat-liatnya:mrgreen:

G/.F & 1/F, Ramada Hotel Kowloon, 73-75 Chatam Road South, Tsim Sha Tsui

Yang saya beli di Chapel :

kalung cantik buat ChikaπŸ˜€

Selepas dari Chapel, ada sebuah mall yang harus kami datangi menurut itinerary, yaitu DNA Galleria. Berhubung ini Mall, ga banyak bisa photo-photo sih. Yang jelas mall 4 lantai ini isinya emang buat youngster banget! Barang-barangnya lucu-lucu dan unik yang emang di desain khusus buat anak muda. Saking banyak barang lucu di sana *dan banyak diskon*, saya malah jadi bingung mau beli apaπŸ™„, plus ditambah kaki udah makin pegeeeeel…πŸ˜† Tadinya udah pasrah ngga beli apa-apa, ketika tiba-tiba di toko mainan saya melihat stereoscopic chinese chess. Lha ini mah cocok banget sih buat koleksinya si hubby yang pengemar cerita-cerita history dan colossal gitu…πŸ˜†

Capek keliling DNA, kami memutuskan untuk langsung makan malam. Kami pun menuju ke Tao Heung, sebuah restoran yang suki dan shabu gitu lah. Pokoknya rebus-rebusan! Ah ini sih favorite saya…:mrgreen:

3/F, Carnarvon Plaza, 20-20C Carnavon Road,Tsim Sha Tsui

Selesai makan kami pun kembali berkeliling di daerah Greenville Circuit yang penuh dengan butik-butik lucu karena kami masih sibuk nyari oleh-oleh dan titipan dari sana-sini sekaligus pasang mata kalo-kalo nemu barang-barang lucu lainnya.πŸ˜† Sampe ketika mata saya tertumbuk pada suatu tempat di Cameron Road. Charlie Brown Cafe!! HUWOOOOW!! SNOOPY!!πŸ˜† Dasarnya Carolus emang baik hati sekali, dia langsung menawarkan saya untuk mampir dan ngopi di sana. Haduuuuh… cinta banget deh sama our awesome tourist guide ini!:mrgreen:

———————————————————————————————————————–

Hari terakhir di Hong Kong. Berhubung semua agenda di dalam itinerary sudah kami selesaikan dengan baik, praktis hari ini kegiatan kami cuma hotel site visit setelah sarapan, beres-beres koper, dan check-out agak santai. Bahkan saya masih sempet ke Nike di Nathan Road nyari pesenan sepatu larinya Cesar dan jersey Juventusnya si Hubby. Sayang ngga dapet..:mrgreen:

Kembali ke Hong Kong memang selalu menyenangkan. Dan karena masih banyak daerah yang belum saya kunjungi, PENGEN BALIK LAGI KE SANA! AAAAAK!😈 *ditabok pembaca*πŸ˜† Β Ah iya, buat kamu yang ke Hong Kong gratis kayak saya, Hong Kong Tourism Board dalam rangka promo Summer Spectacular, mengadakan sebuah kontes bernama Hong Kong Summer Showreel. Caranya gampang. Silahkan daftar di website summer showreel, pilih-pilih photo yang tersedia di sana buat bikin video klip. Cuma tinggal klik-klik doang kok!πŸ˜€ Selain itu, ada lomba blog soal program Summer Spectacular dan Summer Showreel ini. Keterangan lebih lengkapnya bisa baca di sini. Pemenang lomba blog ini ada 3 orang lhooo…πŸ˜€

Ah iya, buat manas-manasin yang mau ikut kontes, ini saya mau ngasih oleh-oleh dari Hong Kong. Ada satu gaun panjang yang ada di sebelah kanan itu yang saya beli di Mongkok, dan sepasang bracelet dan cincin dari Taka yang ada sebelah kiri. Ya ya, oleh-olehnya emang cewek banget sih, tapi cowok boleh ikut kok.. siapa atau mau ngasih pacar atau istri.:mrgreen: Ah iya, ukuran gaun fit to L karena pinggangnya karet dengan bahan chiffon.πŸ˜€

Mau? Gampang. Silahkan komen di semua postingan saya soal #HongKongTrip. Inget yah, semua..😈 Silahkan tulis item favorite kalian di postingan itu. Komen Β yang paling menarik tentu saja yang akan saya pilih. Kalo banyak yang menarik, ya randomizer akan bekerja…πŸ˜† *all hail randomizer* Ah iya, giveawaynya terbatas buat wilayah Indonesia yah, kalo keluar negeri nanti mahalan ongkos kirimnya..:mrgreen:

Di tungguuuuuuuuuu…..:mrgreen:

40 thoughts on “#HongKongTrip : Journey has ended

  1. sepertinya gak bakalan ke Hongkong tahun ini.. tapi bolehlah nyatet beberapa referensi kalo misalkan nanti liburan kesana… hehehehe

  2. #HongKongtrip giveaway, mau jawab soalnya aku naksir berat sama oleh2nya!

    Dari seluruh posting HK ini item favoritku jelas gelang dan cincin TAKA yg meliuk-liuk itu!! Keren banget, edgy sekaligus down to earth karena kayak akar pohon tua yang dulu ilustrasinya suka aku liat di buku-buku cerita Kumpulan Dongeng Sedunia gitu.

    Sejak info posting ini masuk ke inbox emailku (yes, I’m a subscriber) langsung jatuh hati sama gelang dan cincin TAKA itu. At a glance, bentuknya mirip awan kintoun di komik Dragon Ball yg suka kubaca waktu kecil. It’s all about the fondness of childhood memoriesπŸ™‚

  3. Sejak di Jakarta aku jadi banci aksesoris
    dan itu gelang buat dita, kalung buat chika, kalung buat linda manaπŸ˜₯

    Penasaran banget sama Timbee Lo Shop
    Aku kan doyan ke toko yang jualannya unik-unik gitu…
    bisa kalap kali ya kalau aku dilepas di sanaπŸ˜† * berharap dpt haratisan ke Hongkong*

    Di sana ga ada es krim khas ya?
    Es krim bentuk snoopy gitu? DUH AKU MAU ITU KE CHARLIE BROWN CAFE NYAAAAAAA..
    *tereak mupeng pake toa*

    *baca postingan ttg Hongkong yang sebelumnya*

  4. eh itu kan toko yang kamu bilang 400ribuan gitu toh😦
    hiksss…
    kalo tau ada frame kacamata mah pasti aku nitip. pas banget aku lagi nyari frame, kalo 400rb kan lumayan, ga trll mahalπŸ˜›
    huuuuuuuu…….
    kenapa di HK banyak barang” unuyu sihhh??? aksesorisnya itu loh, errrr. aku envyπŸ˜₯

    *berdoa gievawaynya dapet buat aku, bukan, bukan dressnya kok kalung ajah cukup kok makcik* #nyengirmelas

  5. aaaaaakk itu cincin sama gelang TAKA-nya unyu cekaliii >__<
    Desainnya unik ya, semacam motif Batik gitu mlungker-mlungkernya.. Tapi sekilas mirip bunga mawar juga. Cantik skali, kayak yang posting dan yang komen inih *dikeplak*
    Dah kebayang-bayang make gelangnya nih, yah siapa tau makchic berbaik hati padakuh *malu malu*
    #HKtripgiveaway
    Udah lama banget gak ikut lomba-lomba posting Blog, gara-gara baca tulisan makchic jadi tergoda pengen ikutanπŸ˜„

      1. lha itu ceritanya kan mau ikutaan.. favoritku bracelet n ringnya TAKA ituuπŸ˜†
        alasannya, seperti tertera di atas, krn desainnya unik n cantikπŸ˜†

  6. lucu aksesorisnya..
    chichi berkunjung ke tempat yg belum pernah gw datengin…

    di hollywood road itu ada juga loh warung kecil, udah puluhan tahun berdiri, jualannya jelly gitu, ada rasa2 jagungnya dikit.. enak banget, bikin seger. lupa tapi apa namanya.

    1. kemaren di Hollywood Road ga bisa lama-lama sih.. kapan-kapan ah kalo ke sana lagiπŸ˜†
      *pede ada yang ngajakin ke Hong Kong lagi*

  7. Selamat Mbak dapat undangan jalan-jalan gratis. Apa sih rahasianya blog Mbak bisa banyak banget pengunjungnya (blogku sudah sejak tahun 2010 pengunjungnya baru 10.000-an itu saja sudah bikin aku seneng banget). Belum lagi bonus bisa jalan-jalan ke LN, sayik banget.
    Saya tahu blog Mbak dari tulisan mas Isjet di Kompasiana. Salam. http://Jendelakatatiti.wordpress.com.

    1. Halo Mbak Titi, salam kenal ya.. terima kasih sudah berkunjung kemariπŸ˜€
      Rahasianya? eeeeng cuma nulis aja sih Mbak… sama rajin blogwalking kali ya:mrgreen:

  8. Naksir ama gelang Taka-nya buat nyokap.
    Oke comment di posting ke 3 pake peribahasa…

    Ada gula ada semut… *Ada hadiah banyak yang ikut…
    Anjing menggonggong, khafilah berlalu… *Biar banyak saingan saya tetep nyoba ikut…πŸ™‚

    Tertarik nyoba dimsumnya… apalagi dimsum yg katanya paling enak se Hongkong.
    TErtarik juga dateng ke Timbee Lo Shop jadi ga bakal ada yang nyamain dimanapun.
    Hmm tertarik liburan ke HOngkong nih jadinya… >.<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s