Memantau Perkembangan Anak dengan Satu Jari

Di hari Sabtu pagi yang cerah ceria, saya sudah nongkrong di RSCM bersama para ibu-ibu blogger lainnya.

Ngapain?

Acara launching aplikasi bernama PRIMA yang digagas oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Acara dibuka oleh host: Ferly Junandar
dr. Aman Bhakti Pulungan sedang menjelaskan tentang 1000 hari pertama kehidupan optimal anak.

Apakah itu aplikasi PRIMA?

Aplikasi ini merupakan aplikasi digital pertama resmi dari IDAI yang berguna untuk mempermudah pemantauan tumbuh kembang anak. Jadi bisa berbentuk medical check up dan dapat mendeteksi keterlambatan tumbuh kembang. Begitu menurut dr. Aman Bhakti Pulungan di dalam penjelasan beliau mengenai aplikasi ini.

dr. Antonius Pudjadi, Sp. A(K), dr. Bernie Endyarni Medise, SP.A (K) dan dr. Aman Pulungan, SP. A(K) pada peluncuran aplikasi digital PRIMA.

Melalui aplikasi ini, pertumbuhan anak dapat dipantau menggunakan kurva pertumbuhan milik Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization – WHO) dan kurva dari Center for Disease Control and Prevention (CDC, 2000). Indikator yang umum digunakan di Indonesia adalah indikator berat badan menurut tinggi badan (BB/TB), meski ada juga indikator lain seperti indikator tinggi badan menurut usia (TB/U), dan indikator berat badan menurut usia (BB/U), serta lingkar kepala.

Nah, kemarin itu ada Chacha dan anaknya, Binar yang diminta oleh dr. Bernie untuk diukur tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala untuk kemudian di-check melalui aplikasi PRIMA mengenai tumbuh kembang Binar.

dr. Mayung, Chacha dan dr. Bernie sedang memeriksa tinggi, berat badan dan lingkar kepala Binat.

Setelah hasil pengukuran dimasukan ke dalam aplikasi PRIMA, aplikasi ini segera menghitung angka-angka yang dimasukan dibandingkan dengan usia Binar. Hasilnya menunjukan bahwa tumbuh kembang Binar adalah normal.

Sebenernya kalau ternyata hasilnya ada gejala tidak normal, aplikasi ini akan menganjurkan kita untuk membawa si anak untuk check ke dokter. Yang lebih keren lagi, aplikasi ini pun terhubung langsung dengan dokter anak di seluruh Indonesia. Jadi, kita akan mendapatkan ID atau nomor anak yang bisa kita langsung konsultasikan ke dokter anak. Dokter bisa memantau tumbuh kembang anak dari aplikasi tersebut.

Selain secara fisik, aplikasi ini juga akan memantau perkembangan anak dengan Kuesioner Praskrining Perkembangan (KPSP). Kita hanya perlu menjawab 10 pertanyaan yang disesuaikan dengan kelompok usia. Sehingga kita bisa melihat apakah perkembangan anak sudah sesuai usia atau belum. Selain itu, aplikasi ini juga memuat aneka informasi seputar cara stimulasi yang perlu kita lakukan untuk merangsang perkembangan anak.

Trus reminder juga untuk jadwal vaksin dan imunisasi anak. Jadi jadwalnya bakal terkontrol dan ngga terlewat lagi. Hooh, ini saya. Sering banget lupa jadwal imunisasi anak. Bhahahahahahaha.

Overall, menurut saya aplikasi ini oke sekali. Sayangnya kenapa ngga dari dulu sih adanya. Jaman Vio masih diumur 1000 hari kehidupan pertamanya dulu. Hihihihihi.

img_7734
buibuksocmed di launching PRIMA

Oh iya, satu pesan dari dr. Aman kemarin adalah buat buibuk yang sudah mencoba aplikasi PRIMA ini, IDAI sangat mengharapkan masukan, saran dan kritik yang membangun untuk perkembangan aplikasi ini ke depannya, dengan harapan aplikasi ini benar-benar dapat membantu para Ibu di manapun untuk memantau dan mendeteksi sejak dini tumbuh kembang buah hatinya. Wah, siap, Dok! Segera akan memasukan saran-saran supaya aplikasinya makin keren!

Well, kalian sudah PRIMA?

11 thoughts on “Memantau Perkembangan Anak dengan Satu Jari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s