Memilih Mainan Buat Anak itu…

Minggu kemarin pas lagi nyari-nyari kado buat temennya Vio yang mau ulang tahun, seorang temen sempat komentar “milih mainan aja lama amat, chi”. Saya sadar saya sudah berada selama satu jam lebih di toko mainan itu. Lama juga ya? Hahahaha. Kenapa lama begitu? Karena saya ngga bisa begitu saja memutuskan hendak membeli apa. Kebiasaan saya sejak saya rajin membelikan Vio mainan adalah saya harus memastikan bahwa mainan-mainan tersebut sesuai umur Vio dan aman. Kebiasaan ini jadinya ngga cuma memilih mainan untuk Vio, tapi juga memilih mainan sebagai kado untuk teman-temannya Vio.

mainan
mainan Vio di rumah

Mainan yang aman. Ini paling penting buat saya. Selain memperhatikan bentuk mainan (bulat, kotak, tidak ada sudut tajam, pas dengan usia dsb) dan bahan dasarnya (kayu, logam, bukan bahan mudah terbakar dll), saya juga suka membaca zat-zat yang terkandung di dalam mainan-mainan itu. Ini penting buat saya, apalagi mainan tersebut untuk balita, karena mereka lagi seneng-senengnya masuk-masukin semua benda ke dalam mulut. Selain bahaya tersedak, zat-zat yang ada di dalam mainan kan ikut masuk ke dalam badan anak kan. Kalo sampe ternyata mainannya mengandung zat aneh-aneh gimana? Hiiiii…

Inget banget waktu tahun 2012, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengumumkan penemuan zat berbahaya yang terkandung dalam mainan edukasi anak yang banyak dijual bebas di pasar Indonesia. Mainan-mainan tersebut mengandung zat yang sangat berbahaya bagi anak seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), cadmium (Cd) dan chromium (Cr). Anyway, kalo di US ada komisi yang mengawasi dan mengatur peredaran mainan yang aman untuk anak. Seperti bahan yang dibuat dan asal mainan. Inget waktu heboh-heboh mainan anak yang namanya Loom Band, trus tiba-tiba keluar berita kalo mainan ini mengandung zat berbahaya? Si Rainbow Loom, produsen asli Loom Band ini, sampe mengeluarkan pernyataan resmi untuk tidak membeli Loom Band tiruan. Maklum, namanya mainan yang lagi happening, langsung deh keluar banyak tiruan di mana-mana yang sebenernya ngga ikut uji resmi. Sementara Loom Band sendiri sudah diuji oleh Komisi pengawasan mainan anak US. Di Indonesia sendiri rasanya belum ada ya lembaga khusus kayak gitu. Jadi gimana?

Ngomong-ngomong soal Loom Band, setahun yang lalu jaman mainan ini lagi happening, beberapa keponakan cewek (dan temen-temen saya yang punya anak perempuan) ribut minta beliin ini loom band. Demi melihat banyak video-video di youtube mengenai tutorial merangkai si loom band ini, kalo dipikir-pikir ini mainan oke juga ya. Bisa merangsang kreativitas dan mengembangkan keterampilan gitu. Lah anaknya temen saya sampe bisa jualan gelang hasil merangkai loom band ini di sekolahannya. Padahal masih SD. Hahahahaha. Trus kayaknya emak sama anaknya jadi lebih sering interaksi karena bikin gelang loom band ini bareng-bareng.😆

Pengen beli. Tapi Vio kan laki-laki. Ngga mainan ginian. Mana demen dia. Bhihihihik.

Loom Band yang ngetop itu..
Loom Band yang ngetop itu..

Anyway, pernah denger yang namanya SNI alias Standar Nasional Indonesia doooong. Hasil googling-googling sih, logo SNI itu adalah sertifikasi yg dikeluarkan oleh Sucofindo (yang ditunjuk Kementerian Perindustrian dan Badan Standarisasi Nasional), dalam memberikan rekomendasi kelayakan dan keamanan produk untuk konsumen. Ngga khusus buat mainan anak sih. Tapi hasil muter-muter di toko mainan minggu kemaren itu, ada beberapa mainan buatan lokal yang sudah pake logo SNI ini.

Saya sendiri punya beberapa kriteria dalam memilih mainan anak. Misalnya untuk mainan yang terbuat dari kain harus diberi label sebagai tahan api atau flame retardant. Mainan boneka harus bisa dicuci. Mainan yang bercat harus ada tulisan bebas timbal (lead-free paint). Trus harus ada tulisan non-toxic atau toxic free. Itu untuk mainan-mainan import. Kalo yang lokal? Cari yang pake logo SNI harusnya sih. Hehehehehehe.

BTW, kemaren saya ke Carefour buat belanja bulanan, nemu loom band dengan merek lokal berjudul Loomie Band. Udah ada stempel SNI-nya. Harusnya aman dan bebas racun kayak yang di berita-berita itu mestinya ya. Lagi dijual dengan harga special Rp. 149.000,- (harga normal Rp. 249.000) di seluruh cabang Carrefour mulai 1 April sampe 14 April 2015.

Bentuknya kayak gini.

display box

Pengen beli. Tapi mau main sama siapa ya? Bhahahahahak.😛

8 thoughts on “Memilih Mainan Buat Anak itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s