I Found You!

Gara-gara dengerin lagunya The Overtunes yang judulnya Sayap Pelindungmu, dan sebelum ketemu judul dan siapa penyanyi lagu ini, saya penasaran berhari-hari. Pertama gara-gara lagu ini persis banget sama lagunya Boyzone yang judulnya Centre of Gravity. Ngga taunya emang ternyata emang remake dari lagu yang sama. The Overtunes dapet kepercayaan dari si pencipta lagu ini buat bikin versi Indonesianya.

Ngga, saya ngga mau bahas lagunya. Lagunya bagus kok. Cuma kata-kata “I’ll Found You” yang ada dilagu itu yang bikin saya jadi tergugah.

((( TERGUGAH )))

Jadi, setiap kali denger lagu ini ada di radio dan kedenger kata-kata I’ll Found You itu, saya pasti langsung kebayang anak-anak kecil main petak umpet. Bhahahahahahak. Trus mikirnya jadi panjang gitu.

Panjang yang gimana?

Gini..

*mulai sok filosofis*

*dihajar massa*

😆😆😆

Oke sabar… sabar. Ini saya lanjutin dulu.:mrgreen:

kids-playing-hide-and-seek.-Free-Summer-fun.

Gini.. gini.. Masih inget ngga jaman kita dulu suka main petak umpet? Begitu yang jaga mulai ngitung dari 1 sampe berapa pun sesuai kesepakatan, kita semua langsung mencari-cari tempat ngumpet paling oke menurut kita. Tempat ngumpet yang pokoknya ga bakal ketauan deh.

Terus satu per satu temen-temen kita ketemu sama yang jaga. Satu per satu terdengar teriakan dan tawa khas anak kecil yang udah ketauan ngumpetnya itu.

Tinggal kita sendiri yang masih bertahan ngumpet. Rasanya jumawa kan yeeee…

Tapi inget ngga berapa lama kita merasa jumawa sama tempat ngumpet kita. Ga ada lima menit dari sejak yang jaga mulai nyari-nyari kita. Lebih dari itu, waktu yang jaga ngga nemu-nemu kita, mulai deh kita bikin-bikin keributan kecil. Mulai dari nongol-nongolin kepala, tangan atau kaki sedikit-sedikit, cekikikan kecil yang dibuat-buat dan lain-lain, cuma supaya yang jaga bisa nemuin kita. Ga ketemu juga? Kita malah dengan sengaja keluar dari tempat ngumpet trus buru-buru ke tempat jaga dengan tujuan supaya temen kita yang jaga kalah. Tapi, tetep intinya, cuma pengen nunjukin, gue tuh ada lhooo.. gue di sini lhooooo….

Ayo, ngaku ga? Gitu kan mainnya? Saya sih dulu gitu. *maksa*😆

Karena, pada akhirnya, we all want to be found. Right?:mrgreen:

Dari situ, kepala saya seperti biasa dengan nakalnya membuat pikiran-pikiran lain. Ke suatu masa di mana saya cenderung menyembunyikan diri saya di dalam dunia saya. Jarang keluar rumah, anti-sosial, jarang interaksi kecuali dengan keluarga inti. Sekali waktu beberapa temen datang mendekat, mencoba berinteraksi, atau sekedar kasihan basa-basi karena saya sendirian. But I’m hiding out myself from the entire world, and I don’t want to be saved since I was happy and comfortable there. Teman saya cuma televisi dan buku waktu itu. Seiring waktu, saya kemudian menyadari bahwa kemudian saya benar-benar sendiri. Temen-temennya pada menghilang semua. Dan tiba-tiba saya merasa sendirian. No one coming to save me anymore!😆

Ya begitu lah. Sampai di titik saya menyadari bahwa people do matter, and they are! Kita ga bisa terus-terusan lari, lari, lari dan sembunyi. Capek, bok!😆

Tapi ada jutaan orang-orang di dunia ini yang merasa kesepian. Saatnya kita untuk saling menemukan. Daripada kasus suicide macam Robin Williams tambah banyak.😀 Ya mungkin sekarang ini kita memang sudah terlalu lelah (kalo ngga mau dibilang tua :P) buat main petak umpet. Dan mungkin karena juga kita bukan anak kecil lagi yang masih menikmati main petak umpet. But wouldn’t it be so nice to hear someone say “I found you?:mrgreen:

31 thoughts on “I Found You!

  1. kadang lingkungan kerja ga memungkinkan kita terlalu banyak ketemu org. blom lagi introvertnya muncul.😀 tetep pengen ditemukan sih, cm kadang takut ditemukan juga. complicated. hahaha.

  2. walaupun dunia kerja sekarang memungkinan banget untuk ketemu banyak orang, tetap saja ada satu masa di mana “Kayaknya malas deh liputan, malas ketemu siapa-siapa. Mending liputan khusus sendiri, deh. Paling ketemu narsum doang, berdua. Lebih damai”

  3. hahaha, masa kecil kita bahagia bisa mengalami hal permainan seperti itu, dulu kalau main petak umpet seringnya ngumpet dirumah sambil nonton TV, (ditinggal main) hahaha sampai temen” musuhin gara” gak fair,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s