Review: Advan Vandroid T3X, Si Layar Jernih

Saya baru saja pindah kerja. Beberapa bulan. Masuk ke dunia korporat yang suasananya jauh berbeda dengan dunia agency yang saya geluti dua tahun terakhir. Sejak masuk ke kantor baru, saya pun dapat fasilitas baru berupa laptop kantor yang bisa saya bawa kemana-mana buat kerja. Masalahnya, karena dapat dari kantor, saya ngga bisa pilih spek dan ukuran sesuai dengan saya mau. Pasrah sama yang dikasihnya aja. Heheheh.:mrgreen: Emang sih laptopnya bisa saya bawa kemana-mana. Masalahnya laptop dari kantor saya itu biarpun canggih, tapi berat. Rada capek juga kudu nenteng-nenteng itu laptop kemana-mana buat kerja, sementara laptop pribadi saya ditinggal di rumah. Lha ngapain juga saya bawa dua laptop. Kesannya kok sok iye banget. Berhubung sehari-harinya emang lebih banyak dari kantor ya jadilah laptop kantor yang saya bawa-bawa.

Awal bulan kemarin, seorang teman menyodorkan sebuah tablet untuk saya coba. Advan Vandroid T3X. Awalnya saya rada skeptis sama benda ini. Paling ngga jauh beda dengan tablet-tablet yang pernah saya cobain. Tapi rasa penasaran saya lebih gede dari rada skeptis saya. Never judge a book by its cover, no? Jadilah tetep saya cobain. Hahahahaha..😛

advan vandroid T3X

Ketertarikan awal saya adalah dalam hal layar yaitu dengan lebar 8,9 inchi dan kejernihan layar yang surprisingly memuaskan. Selain lebar dan jernih, layar dari Advan Vandroid T3X ini memiliki resolusi FHD 1920×1200 pixel dengan menggunakan teknologi IPS. Dari sisi ini, saya cukup merasa terpuaskan. Ngga ada lagi mendadak harus memicingkan mata mencoba membaca sebuah tulisan yang tiba-tiba si penulis merasa sok asik dengan memakai font kecil. Hihihihi.😛

Advan Vandroid T3X ini dilengkapi dengan dukungan prosesor yang bagus yaitu Mediatek Quadcore berkecepatan 1.5GHz dan RAM sebesar 1 GB, tablet ini cukup lancar saat digunakan untuk menjalankan aplikasi. Sedikit kekecewaan saya, dengan ruang simpan sistem yang terbatas, saya harus cermat saat menginstal aplikasi dan game tersebut agar ruang kosong yang tersisa memadai untuk memastikan sistem dapat berjalan dengan lancar. Lagi asik-asik instal aplikasi, tiba-tiba system error karena ternyata kepenuhan. Jadilah beberapa aplikasi saya hapus demi aplikasi lainnya dapat dijalankan.

main game!
main game!

Sementara untuk kegiatan demi-eksis-di-semua-sosial-media dan nge-blog, Advan Vandroid T3X ini memiliki dual kamera. Pada bagian kamera utama berkekuatan 8 MP sedang untuk bagian depan diberikan 2 MP. Untuk menyimpan file multimedia, tablet ini menyediakan ruang sebesar 4,74GB yang dapat diperluas dengan menyisipkan kartu microSD. Sangat cukup kalau cuma buat eksis di Twitter, Path, Instagram, Facebook dan lain sebagainya.😆

atas: hasil photo dalam ruangan pake flash bawah: hasil photo luar ruangan dengan cahaya cukup
atas: hasil photo dalam ruangan pake flash
bawah: hasil photo luar ruangan dengan cahaya cukup

OS yang diperggunakan adalah Android Jelly Bean 4.2.2. dan ditopang tenaga baterai berkekuatan cukup besar yaitu 6000 mAh. Cukup lah buat ngetik-ngetik draft blog, browsing-browsing, nyampah di sosmed atau main game untuk mengisi waktu.

Oh iya, T3X memiliki dua slot kartu simcard. Simcard pertama berukuran micro sim yang mendukung koneksi internet 3G HSDPA sementara simcard kedua berukuran normal yang mendukung koneksi EDGE GPRS untuk SIM kedua. Untuk urusan chatting, T3X sudah dilengkapi BBM yang tinggal disetting supaya terkoneksi. Sedangkan fasilitas messenger lainnya bisa diunduh di Play Store atau di Advan Store. T3X ini bisa dipake nelfon juga loh! Tapi mending menggunakan headphone sih kalo memang mau dipake nelfon. Kecuali situ mau terlihat aneh dengan menempelkan si T3X sebesar 8.9 inch ini ke telinga. Hahahahahaha😆

Overall, saya cukup puas menggunakan tablet ini. Agak sedikit kecewa karena aplikasi yang bisa di-install cuma sedikit dan kalo pas pengen pergi pake tas kecil jadi ngga bisa dibawa. Gede!😆 Tapi selebihnya buat saya sih cukup banget.

Kalian ngga pengen coba?

 

15 thoughts on “Review: Advan Vandroid T3X, Si Layar Jernih

  1. Pengen nyoba sih. Terakhir kali saya pake tablet, saya nemu masalah karena ternyata kalau nginstall Facebook dan Path sekaligus, tabletnya jadi lemot. Tapi begitu Facebook-nya saya uninstall, Path-nya langsung lancar jaya. Nampaknya RAM-nya nggak cukup gede, mungkin ya. Kalau Vandroid ini bisa ngegembol aplikasi berapa? RAM-nya berapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s