Anaknya Siapa?

Hari kamis kemarin, saya, hubby dan dua perempuan cantik lainnya nonton bareng The Clash of The Titans versi 3D di Plasa Indonesia. Tenang.. tenang.. kalian tidak akan menemukan spoiler di sini, karena saya tidak akan menulis soal resensi film di sini. Udah banyak kok blog lain yang menulis soal film ini… :mrgreen:

Jadi begini, setelah menyimak film ini sampai selesai, saya tiba-tiba teringat satu film yang sempat saya tonton beberapa waktu yang lalu, Percy Jackson & The Olympians : The Lightening Thief.

ada apa dengan kedua film tersebut?

Confucius

Jadi ceritanya, malam minggu kemarin,  sepulang menghadiri acara pesta ulang tahun teman abegeh saya, si Bena (yang abegeh Bena, bukan saya), saya dan si hubby memutuskan untuk untuk nonton film midnite. Dan terpilihlah Confucius yang dimainkan oleh Chow Yun-fat sebagai film yang hendak kami tonton.

sumpah ngga ada spoiler di sini :lol:

Apa Artinya Nama

Ini adalah oleh-oleh dari acara Komnas Perempuan yang saya hadiri pada tanggal 29 November 2009 kemaren bareng Sofie, Nita dan Simbok Venus. Bukaaaan.. saya tidak bermaksud membahas soal KDRT, trafficking dan lain sebagainya itu. Soal itu bertanya lah pada Ibu cantik aktifis perempuan yang satu ini, beliau lebih paham dari pada saya…

jadi mau cerita soal apa?

Cin(T)a

cinta-lowres1

Ah ngga… Saya ngga mau bikin review tentang film Cin(T)a. Untuk itu kaliyan bisa baca di sini dan di situ. Sudah cukup mewakili kok.

Cuma kebayang-bayang salah satu dialog film yang saya tonton kemaren malam itu:

Annisa: Kenapa Tuhan menciptakan eloe berbeda-beda bila Tuhan harus disembah harus dengan satu cara?
Cina: Makanya Allah menciptakan Cinta, supaya yang berbeda-beda bisa tetap satu.

Cinta ya yang bisa menyatukan? Betulkah? Nampaknya CINTA, memang cuma sekedar konsep. Buktinya? Masih ada perang, keributan, dan rasa paling benar.

Apakah itu CINTA? Apakah itu BERBEDA? Di sini, bahkan untuk bersatu pun masih dicampuri “pihak lain”.


But since they call You (Allah, YHV, El, God, Tuhan) with different names.
They can’t love each other.

Ah God, what are your religion then?

The Shaman, kriminal bercampur mistis?

12260332181 Saya nonton film ini? yah silahkan bilang tumben, karena saya sebenernya bukan pengemar film jenis ini . Tapi bukan lantaran tawaran nonton gratis saja atau karena “kebetulan” sutradaranya (Raditya Sidharta) adalah salah satu bos saya di kantor. Kesempatan membaca scriptnya pada awal film ini mau syuting juga bikin saya penasaran seperti apa jadinya film ini… hohohoho jarang-jarang kan bisa baca script duluan. 

Film ini langsung dibuka dengan flashback yang menampilkan adegan sadis. Sejumlah orang yang belakangan diketahui sebagai mahasiswa-mahasiswa dari dari jakarta dibantai oleh sosok manusia kekar bertopeng ketika berkemping di tengah belantara hutan Kalimantan. Balik lagi ke masa sekarang, seorang dokter muda bernama  Ryan (Oka Antara) mendapat tugas untuk praktek di desa Sungai Duri di pedalaman Kalimantan. Sesampainya di sana, Ryan mendapat teror dari sosok perempuan berjubah.

Ryan pun menemukan beberapa kejanggalan, dari bekas luka operasi yang dimiliki beberapa pasiennya hingga hilangnya beberapa penduduk desa tanpa jejak menjadi tanda tanya. Penasaran, Ryan pun menyelidikinya dengan bantuan dari dua temannya Deny (Kemal Vivaveni) dan Hasan (Vicky Notonegoro), serta seorang gadis setempat bernama Lila (Farah Debby), yang akhirnya mengungkap bahwa kejadian-kejadian mistis tersebut berhubungan dengan penjualan organ tubuh ilegal di desa itu.

Continue reading

Menghargai Seseorang Apapun Bentuknya

409px-horton_a_who.jpg

Jenuh sama kerjaan setelah menyelesaikan tiga agreement, kemaren sore saya memutuskan mengajak si hubby nonton Horton Hears A Who di Setiabudi One (memanfaat free pass ceritanya… hewhewhew ). Kata orang bijak sih laughing is the best medicine (ntah sapa tuuuh yang ngomong ), healing process dengan menonton film kartun sudah jadi kebiasaan saya sejak jaman kuliah.

Ngga nyesel nontonnya. Lucu bangettttt!!!!!

Sebenarnya serial Dr. Seuss merupakan serial buku cerita anak-anak bacaannya beberapa keponakan yang masih kecil. Bagus untuk latihan spelling n reading Tapi kok saya belum pernah liat yang seri Horton ya? hihihi
Continue reading

Vantage Point, 7 sudut pandang + 1 penyelesaian

Disclaimer: Maaf sedikit spoiler. Yang penasaran pengen nonton mending jangan baca… hehehehehe

vantage_point_08.jpg

Sorotan utama dari film ini adalah penembakan Presiden AS, Henry Ashton di atas podium di Plaza Mayor, Kota Salamanca, Spanyol, tepat pukul 12.00 siang  pada saat hendak memberikan speech pembukaan KTT Anti-Teroris antara Arab dan Barat. Biasa sih sebenernya. Yang bikin beda adalah terletak pada tujuh adegan yang menggambarkan sudut pandang yang berbeda para tokoh film ini untuk peristiwa yang sama, yaitu penembakan Presiden AS. Yah miriplah (walaupun ngga bisa dibandingkan…) dengan Wicker Park-nya Josh Harnett yang drama banget itu atau About Adam-nya Kate Hudson yang jelas banget komedi banget.

Continue reading