Paris Journey: (Hopefully) Midnight in Paris

Kalian yang mengalami masa abege di tahun 90-an sebagian pasti mengenal sebuah manga berjudul The Rose of Versailles. Cerita fiksi tentang revolusi Perancis dan Lady Antoinette. Jangan tanya saya kenapa mangga Jepang kok malah cerita sejarah Perancis. Yang jelas manga itu yang bikin saya suka ngebayang-bayangin gimana rasanya tinggal istana yang gede banget dan punya taman pribadi sendiri, dan gaun-gaun cantik selemari. :mrgreen:

Biarpun ceritanya fiksi, istana Versailles dan Lady Antoinette itu ngga fiksi sama sekali. Makanya ke situ lah rombongan #XL1Tariff berkunjung di hari terakhir di Paris. Château de Versailles atau Palace of Versailles ini terletak di suburban Paris, sekitar hampir 1 jam naik Metro dari Paris. Yang seru, kereta menuju ke Versailles ini interior dalemnya lucu, dibikin kayak istana. :lol: Dan pemandangan sepanjang jalannya ciamik! Perkebunan, rumah-rumah cantik dengan dinding batu khas Eropa plus tanaman-tanaman cantik. Aaaaaaaa serius jadi pengen ngerasain tinggal di sana! :mrgreen:

di kereta menuju Versailles

di kereta menuju Versailles

mewujudkan mimpi masa abege di Versailles!

Paris Journey: Paris, For Real..

Masih inget soal kompetisi XL Rame yang saya postingan di tulisan ini? Ya, saya ngga sempet ikutan gara-gara ke Kamboja. Agak nyesel ih. Lalu datang tawaran dari XL Rame di pertengahan bulan November, buat nemenin para pemenang kompetisi ini jalan-jalan. EH WHAT? JALAN-JALAN? :shock: Ngga tanggung-tanggung, saya ditawarin buat nemenin para pemenang yang menang ke Paris! Widih! Siapa yang ngga mau coba? :lol: Tawaran yang singkat, padat dan jelas sekaligus bikin deg-degan. Dan dimulailah segala keribetan ngumpulin data buat bikin visa yang serba dadakan. Kenapa bikin deg-degan? Karena kepastian soal approval visa tersebut ga datang-datang sampe menjelang hari H keberangkatan pada tanggal 10 Desember 2012. Saya udah pasrah aja ngga jadi berangkat, sampai sebuah email datang di hari Minggu tanggal 9 Desember jam 10 malam! JADI BERANGKAT CUY! *joget*

Siap berangkat ke Paris!

Jadi lah, tanggal 10 Desember 2012 tersebut saya, berserta Gamal dan Febrian, ditambah perwakilan dari XL dan agent yang ngurusin keberangkatan kami, menemani tiga pemenang kontes XL Rame ini jalan-jalan ke Paris. Mereka yang beruntung bisa menang itu adalah Ica, Rere dan Lia. Berangkat naik Etihad Airways, dengan satu kali transit di Abu Dhabi. Perjalanan selama 18 jam tersebut ngga membuat kami merasa lelah ternyata. Begitu sampe Paris di hari Selasa pagi harinya, kami udah ga sabar pengen langsung jalan-jalan! :lol:  Hari pertama ini sebenernya kegiatan kami kosong. Bebas mau kemana aja. Setelah mencoba sarapan ala Prancis di sebuah cafe lucu di deket hotel (BTW, semua cafe kecil di Paris ini lucu-lucu sangaaaaat…), kami memutuskan ke Champs-Elysees hari itu juga! Bhahahahahak.

around the hotel

Ngapain di sana? Windows shopping di butik-butik mahal sok kebanyakan duit :mrgreen: , photo-photo di setiap sudut (penting!) terutama di Grand Palais karena lokasi ini justru langsung kami temukan begitu keluar dari stasiun Metro,  nongkrong-nongkrong, ke Arc de Triomphe (berhubung deket banget sama Champs-Elysees), nge-tag toko-toko lucu mana yang bakal dimasukin kalo besok-besok ke sana lagi. Begitu lah sampe capek. :lol:  Ngga banyak sih yang kami lakukan. Berhubung badan juga masih menyesuaikan diri dengan suhu dingin-nya Paris bulan Desember, dan masih jet lag tentu saja. Pulang ke hotel jam 7 malem aja berasa ngantuk banget! Ya secara di Jakarta udah jam 12 malem sih… :lol:

Champs-ElyseesGrand Palais & Arc de Triomphe

lanjut hari kedua!

Phnom Penh Journey: Wisata Mengerikan

Hari terakhir di Kamboja dalam rangkaian BlogFest Asia kemarin saya habiskan ke Phnom Penh. Berhubung tiket pulang pergi saya memang Jakarta – Phnom Penh – Jakarta, jadilah di hari terakhir BlogFest Asia, saya dan nonadita bergegas ke Phnom Penh yang suprisingly ternyata rata-rata peserta BlogFest Asia juga menuju ke sana. :lol: Dari Siem Reap ke Phnom Penh bisa ditempuh dengan bus selama 6 jam. Bisa by boat sih. Katanya lebih cepat. Tapi kok rasanya ngga sreg mau naik boat. :lol: Bus dari Siem Reap ke Phnom Penh (begitu juga sebaliknya) ada banyak pilihan, salah duanya adalah Mekong Express (yang saya dan Dita naikin dari Phnom Penh ke Siem Reap) seharga $12 dan Giant Ibis (yang saya dan Dita dan peserta BlogFest lainnya naiki dari Siem Reap ke Phnom Penh) seharga $13. Meskipun cuma beda $1 dan sama-sama deluxe bus, Mekong Express dan Giant Ibis itu beda jauh fasilitasnya. Giant Ibis jauh lebih nyaman sih, termasuk entertainment di bus-nya. Di Mekong Express, kami disuguhi karaoke lagu-lagu lokal Kamboja yang eh-sumpah-deh-ngga-ngerti-sama-sekali-eike-sih. :lol: Sementara di Giant Ibis, kami disuguhi film-film blockbuster hollywood. Plus ada wifi-nya di Giant Ibis ini, ya biarpun bapuk juga sih jaringannya. :mrgreen:

Phnom Penh Post Office

Phnom Penh sendiri, sebagai ibukota dari Kamboja, selain wisata dalam kota, ngga banyak sih yang bisa dikunjungin di sini. Obyek wisata utama di kota ini, justru sebenernya horrible place buat saya. Yang sudah pernah nonton film The Killing Fields atau pernah baca-baca sejarah Kamboja dan Pol Pot, pasti tau cerita mengerikan sekitar tahun 70-an di Kamboja di mana Pol Pot menjadikan Kamboja sebagai kuburan massal warga Kamboja yang berusaha menentang Pol Pot. Yes, ke tempat-tempat ini lah saya, Nonadita, Andrew dan Trang berkunjung selama menghabiskan waktu di Phnom Penh, dengan menyewa tuk-tuk seharga $13 untuk pulang-pergi.

seperti apakah wisata di Phnom Penh?

Siem Reap Journey : Between Culture and Night Life

Siem Reap, merupakan ibukota dari Provinsi Siem Reap di Kamboja. Kebanyakan turis datang ke kota ini hanyalah karena Siem Reap adalah kota terdekat untuk disinggahi kalo berniat mengunjungi kota beradaban Angkor, bukan karena mereka pengen mengeksplore kota sih… :mrgreen: Tapi justru itu yang membuat Siem Reap kemudian menjadi “hidup”. Tercatat lebih dari 300 penginapan mulai dari kelas hostel, guest house sampe hotel bintang lima.

not everyday view in Siem Reap

not everyday view in Siem Reap

Jadi apa yang bisa dilakukan di Siem Reap, selain mengunjungi Angkor? Ngga banyak.

apa saja kah itu?

Siem Reap Journey: Angkor Archaeological Park

Berada di negara asing, sudah pasti yang namanya jalan-jalan dan mengeksplore setiap sudut kota adalah kegiatan wajib dilakukan. Blogger gituh! :P Itu lah yang kemaren saya lakukan selama berada di Siem Reap, Kamboja dalam rangka BlogFest Asia kemarin. Untunglah panitia BlogFest sangat aware akan kebutuhan jalan-jalan dan kumpul-kumpul para blogger ini. Mulai dari pemilihan lokasi hotel tempat kami diinapkan sampe disediakan waktu khusus buat jalan-jalan, sangat membuat saya senang menghadiri BlogFest ini kemarin. :lol:

Hari kedua BlogFest Asia diisi dengan jalan-jalan memang. Ada beberapa pilihan. Kompleks Angkor Wat, Fisher Village dan City Tour. Pilihan yang cukup sulit mengingat ngga bisa dapet semua. Saya dan Nonadita, dan beberapa blogger negara lain, setelah menimbang ini kali pertama kami ke Siem Reap, kemudian memutuskan untuk pergi ke kompleks candi Angkor. Tempat wajib kunjung kalo ke kota ini. :P

Jadi kami, menggunakan beberapa tuk-tuk, menuju ke Angkor pagi itu. Memakan waktu sekitar setengah jam dari lokasi BlogFest Asia berlangsung. Tuk-tuk disediakan gratis oleh panitia. Anyway, tuk-tuk ini merupakan kendaraan umum yang paling umum untuk digunakan di Siem Reap. Ada sih taksi, tapi agak susah nyarinya. Mesti order. Paling gampang, banyak, dan cepet ya tuk-tuk. Bentuknya mirip delman, tapi digerakan dengan motor, bukan kuda.

Kounila, pretending as Tuk Tuk Driver :lol:

Dan kami pun siap memulai petualangan ke Komplek Angkor.

The Angkor!

I’m at Blog Fest Asia 2012, Siem Reap!

20121104-191144.jpg

Yes, I’m here at Blog Fest Asia 2012 in Siem Reap Cambodia, representing Indonesia blogger. hihihihi.. :mrgreen: Ngga ding, kebetulan kenal sama komite-nya, so they inviting me and Nonadita to this program. Dita diminta buat ngisi break out session soal self publishing book through blog, dan saya sendiri ngisi sesi diskusi panel on country report of blogging and social networking situation of participating countries, ngewakilin Indonesia.. #ihik :oops:

So many interesting people here, and I’m feel so lucky being here! :D

Yeah! Cambodia!